Rujak Tolet Surabaya

Sejak pindah Surabaya saya banyak menyerap istilah atau penamaan kosakata baru, contohnya rujak tolet. Kalau di Cilacap dan Jogja, rujak identik dengan buah-buahan yang dipotong dan dikasih sambal pedas. Di Surabaya diberi nama rujak tolet. Surabaya terkenal dengan bermacam-macam rujak, seperti rujak cingur, rujak petis, rujak soto, dan lain-lain.

Saya tidak membahas perbedaan masing-masing rujak tersebut. Bulan Agustus ini saya suka membelikan rujak tolet untuk istri yang sedang ngidam di trimester kedua. Rujak tolet langganan istri di SD Khadijah Surabaya yang dekat dengan Stasiun Wonokromo. Sejak SD sampai SMP Istri bersekolah di Khadijah, sering jajan di warung tersebut. Istri suka pedas, tiap saya membelikan rujak tolet selalu berpesan yang pedas, timun dan nanasnya sedikit saja.

Ukuran pedas rujak tolet bagi istri memakai cabai 5-6 potong. Buat yang belum tahu dengan rujak tolet saya jelaskan isi di dalamnya. Potongan buah yang dipakai yaitu mangga, pepaya, timun, nanas, melon. Selain buah tersebut ada potongan tahu goreng, bumbu yang dipakai adalah petis yang ditambah dengan cabai. Warna hitam yang terlihat di bumbunya adalah petis.

Review Film Dunkirk

Setelah film Interstellar (2014) yang mendapat sambutan positif dari kritikus film, Christopher Nolan kembali menghadirkan sebuah masterpiece berjudul Dunkirk. Film ini merupakan film pertama Nolan yang diadaptasi dari kisah nyata. Berdurasi 107 menit, Dunkirk pun resmi menjadi film dengan durasi terpendek kedua yang pernah dibuat oleh sineas asal Inggris ini. Meski berdurasi pendek bukan berarti ia tidak menjanjikan karya yang epik lewat filmnya kali ini.

Mengambil setting di masa Perang Dunia II, Dunkirk berkisah tentang aksi penyelamatan 330 ribu tentara Sekutu yang berasal dari 4 negara berbeda yaitu Inggris, Perancis, Belgia, dan Belanda. Tentara-tentara ini tersudut dan terdampar di sebuah pantai yang terletak di kawasan Dunkirk, Perancis. Uniknya, Christopher Nolan membawa kisah Dunkirk dengan gaya penceritaan yang berbeda.

Dunkirk dikisahkan dari 3 sudut pandang berbeda yaitu dari The Mole atau tanggul, The Sea atau pantai, dan The Airatau udara. Ketiga bagian ini mengambil waktu yang berbeda satu sama lain, namun akan terhubung menjadi satu cerita utuh di bagian akhirnya. Penonton pun diajak kebingungan untuk mengikuti alur maju-mundur di dalamnya.

Angle pertama, The Mole, mengisahkan Tommy (Fionn Whitehead), seorang tentara Inggris yang bertahan hidup agar bisa kembali pulang ke rumahnya. Karakter Gibson yang diperankan oleh Aneurin Barnard dan Alex yang diperankan Harry Styles ikut berperan dan mendukung cerita dari sudut pandang ini.

Yang kedua, The Sea, akan menghabiskan waktu selama satu hari dengan Tuan Dawson (Mark Rylance), seorang penduduk lokal yang mengemudikan kapal kecil bersama anaknya, Peter (Tom Glynn-Carney) yang bertujuan untuk menyelamatkan para tentara.

Yang ketiga, The Air, mengisahkan cerita dari sudut pandang seorang pilot Royal Air Force bernama Farrier (Tom Hardy) dan Collins (Jack Lowden) yang berusaha untuk mengalahkan pesawat tempur musuh. Ketiga sudut pandang ini saling berkesinambungan dan menampilkan ciri khas serta orisinalitas Nolan menceritakan kembali kisah sejarah dengan gaya baru.

Selain gaya penyutradaraan yang berbeda, Dunkirk seakan menjadi pembuktian Nolan sebagai sutradara bertotalitas tinggi. Nolan bahkan tak segan menggunakan properti asli untuk menggarap film ini. Kali ini, ia menggunakan pesawat-pesawat tempur langka seharga 5 juta USD atau setara dengan Rp 65 miliar. Totalitasnya semakin teruji saat pesawat-pesawat tempur tersebut sengaja dihancurkan demi menciptakan adegan yang terlihat real.

Meski tidak berisi banyak dialog, Nolan bisa membuat penonton terlarut dalam kisah filmnya. Dengan rekaman pita besar 70mm IMAX dan visual oleh Hoyte Van Hotema, Dunkirk berhasil menyajikan visualisasi yang nyata. Ditambah dengan iringan musik epik karya Hans Zimmer dan Richard King yang sukses membuat penonton ikut merasakan situasi emosional sekaligus menegangkan.

Dunkirk sendiri menjadi debut akting salah satu personel One Direction, Harry Styles yang berperan sebagai tentara bernama Alex. Antusias publik sangat tinggi begitu tahu Harry terlibat dalam film ini. Pun meski namanya cukup populer namun Harry mampu tampil sesuai porsinya, tidak mencuri perhatian berlebih.

Tak kalah dengan Harry, Tom Hardy juga mampu menampilkan aktingnya yang cemerlang meski wajahnya tersembunyi di balik masker. Seperti biasa, ia mampu menunjukkan kepiawaian aktingnya lewat dialog dan aksinya saat mengemudikan pesawat untuk mengalahkan musuh.

Dunkirk ingin menyampaikan pesan bahwa suatu peperangan tidak selalu dimenangkan dengan kekalahan musuh, tapi dengan hal-hal yang dilakukan untuk bertahan hidup di medan perang juga merupakan pencapaian yang luar biasa.

Review Film Despicable Me 3

The Minions are back! Setelah lama dinantikan, Illumination Entertainment dan Universal Pictures akhirnya kembali merilis film Despicable Me di seri ketiganya berjudul Despicable Me 3. Gru dan para Minions pun akan mengajak kamu bertualang dalam kisah terbarunya.

Despicable Me 3 masih bercerita tentang kelanjutan film sebelumnya, Despicable Me 2. Pada seri ketiganya, Gru dan Lucy dipecat dari pekerjaannya di Liga Anti-villain oleh bos baru mereka setelah gagal menangkap Balthazar Bart, seorang mantan bintang cilik yang kini menjadi dewasa dan terobsesi dengan karakternya untuk menjadi penjahat yang tangguh.

Di tengah situasi ini, datang utusan Dru, orang yang mengaku saudara Gru yang telah lama berpisah. Tak langsung percaya dengan kabar tersebut, ia mendatangi ibunya untuk menanyakan kebenarannya. Setelah mendengar kisah yang sesungguhnya, ia datang menemui Dru yang ternyata saudara kembarnya yang telah lama terpisah.

Film yang berfokus pada aksi Gru dan Dru ini membuat alur cerita terasa sangat sederhana. Namun, kehadiran para minions berhasil membuat film ini jadi menarik. Sayangnya, mereka kurang memainkan peran penting dalam Despicable Me 3. Meski kelucuan mereka konsisten seperti dalam film-film sebelumnya, namun para minions ini tidak begitu berperan dalam aksi-aksi yang dilakukan oleh saudara kembar Dru dan Gru. Seakan-akan para Minions hadir untuk mempercantik film ini saja.

Selain itu, sosok penjahat Balthazar, penjahat bergaya retro tahun 80’an juga terasa kurang sesuai dengan segmentasi penonton yang didominasi anak-anak ini.  Begitupun dengan backsound yang berisi beberapa lagu tahun 80’an, seperti lagu Take On Me yang dibawakan A-ha pada tahun 1985 yang mungkin tidak dikenal oleh sebagian besar anak-anak dan remaja.

Namun, hal ini juga dapat menjadi kelebihan karena film ini jadi tidak hanya dapat dinikmati oleh anak-anak dan generasi muda saja, melainkan kalangan dewasa, seperti kakek atau nenek. Jadi, kamu bisa menonton film animasi ini bersama keluarga, baik dari yang berusia muda sampai tua.

Dari beberapa kekurangan di atas, Despicable Me 3 juga mempunyai beberapa hal yang membuatnya menjadi worthy to watch.  Dua penulis naskah, Cinco Paul dan Ken Daurio mampu menghadirkan dialog-dialog yang mengundang gelak tawa pada beberapa adegan di dalamnya. Tak hanya itu, animasi yang ditampilkan juga menjadi salah satu yang menjamin bahwa Despicable Me 3 adalah sebuah film animasi yang berkualitas.

Review Film Spider-Man Homecoming

Akhirnya Spider-Man dikemas dengan karakter yang menyerupai komik tanpa kelihatan terlalu komikal. Setelah inkarnasi Spider-Man terakhir yang tidak begitu menggigit, kini Spider-Man menyapa kita lagi dengan cara yang amat personal. Spider-Man: Homecoming boleh jadi merupakan film Spider-Man yang tak hanya menawarkan aksi spektakuler, tapi juga digarap dengan sepenuh hati. Jika Spider-Man: Homecoming adalah sesosok makhluk hidup, maka dia layak mendapat pelukan yang erat dan hangat.

Di dunia komik, Spider-Man adalah salah satu karakter yang paling populer sepanjang masa, saingannya mungkin hanya Batman. Namun, di dunia film Spider-Man tenggelam oleh digdayanya Iron Man. Iron Man sudah mencetak pemasukan US$ 2 miliar dari film-filmnya. Itu belum dihitung film di mana Iron Man hadir, seperti Avengers dan Captain America: Civil War. Tidak mau Spider-Man disia-siakan, Sony Pictures yang memegang hak produksi karakter ini pun bekerja sama dengan Marvel Studios untuk membuat manusia laba-laba ini kembali mendapatkan hati penonton.

Kolaborasi Marvel Studios dan Sony Pictures ini memang memuaskan. Jika Sam Raimi berhasil menancapkan sebuah standar film superhero saat Spider-Man rilis di tahun 2002, film ini mampu menampilkan Spider-Man yang paling pas. Dari segi karakterisasi, pemilihan pemain, tema, dan juga alur cerita, film ini benar-benar seperti Spider-Man yang keluar dari panel komik. Raimi bukannya tidak berhasil melakukan itu. Dia sukses menghidupkan Spider-Man secara visual, tetapi kekurangan versi lawas Spider-Man adalah sosok yang terlalu karikatural.

Alur cerita Spider-Man: Homecoming dibuat berbeda dari versi 2002 ataupun versi 2012 besutan Marc Webb. Di versi baru ini, tidak ada lagi kisah Peter Parker yang larut dalam perasaan bersalahnya akibat tewasnya Paman Ben. Di versi ini juga tidak perlu lagi diceritakan dengan detil bagaimana dia menjadi Spider-Man. Spider-Man: Homecomingmengambil tempat sesaat setelah Peter Parker membantu Tony Stark menghentikan Captain America di film Civil War. Pergelutannya berkutat di kesehariannya sebagai anak sekolah sekaligus mencari cara agar Iron Man tertarik merekrutnya menjadi anggota Avengers.

Demi menyajikan film Spider-Man yang lebih fresh, Spider-Man: Homecoming pun dikembangkan dengan cara yang berbeda. Di sini Peter Parker dikembangkan dengan cara lebih personal dan tampil membumi sebisa mungkin. Peter Parker pun dibuat seandainya anak seusianya tiba-tiba mendapat kekuatan super. Manusia biasa mendapat kekuatan super tentu memiliki perjuangan yang tidak mudah. Mulai dari bagaimana mengontrol kekuatannya, sampai ke hal yang memengaruhi perkembangan kepribadiannya. Dan Tom Holland sukses memerankan Peter Parker yang sangat menyenangkan.

Tom Holland memang seolah lahir menjadi seorang Peter Parker. Fisiknya sempurna sebagai Peter Parker. Andrew Garfield mungkin memiliki akting yang bagus saat menjadi Peter Parker, tetapi tubuhnya terlalu jangkung sebagai si manusia laba-laba. Fisik Tobey Maguire sebenarnya cukup pas, sayangnya dia terlalu tua (berusia 29 tahun saat tampil di Spider-Man 2002) untuk menjadi Peter Parker masa sekolah. Di luar soal fisik, Tom Holland berhasil menjelma menjadi Peter Parker yang ideal. Di film ini, selalu seru menyaksikan tingkah polah Tom Holland baik sebagai Spider-Man maupun Peter Parker. Tom Holland adalah Peter Parker dan Spider-Man terbaik sejauh ini, melebihi Tobey maupun Andrew.

Musuh utama pun jadi kekuatan lain. Film-film Marvel selalu dikritik soal kehadiran musuh utama mereka, tapi Spider-Man: Homecoming tidak menderita kekurangan ini. Michael Keaton sanggup tampil mengerikan menjadi Adrian Toomes atau Vulture. Motivasinya menjadi penjahat pun masuk akal, berbeda dengan villain kebanyakan di film-film superhero.Interaksinya dengan Spider-Man juga menarik diikuti.

Faktor lain yang membuat Spider-Man: Homecoming jadi luar biasa adalah cara unik Jon Watts sebagai sutradara mengemas film ini secara keseluruhan. Ketika Spider-Man diposisikan sebagai anak SMA, maka Watts pun memfokuskan hidup Peter Parker pada pergulatannya di dunia sekolah. Pendekatannya pun dibuat ala film SMA tahun 1980-an besutan John Hughes seperti Sixteen Candles, The Breakfast Club, atau yang legendaris Ferris Bueller’s Day Off. Kalau memperhatikan dengan seksama, maka kamu akan menemukan easter egg Ferris Bueller di Spider-Man: Homecoming.

Wisata Gili Ketapang Probolinggo

Ada yang tahu Wisata Gili Ketapang Probolinggo? Awalnya saya juga tidak tahu lokasi Gili Ketapang, ternyata lokasinya dekat dari Surabaya yaitu Probolinggo. Mencari informasi menuju Probolinggo bisa naik bus umum, kereta api dan kendaraan bermotor. Saya sedikit anti naik bus umum, karena lama dan capai di perjalanan. Alhamdulillah ada kereta api ekonomi Probowangi Surabaya – Probolinggo, cukup membayar Rp 29.000/orang dengan durasi perjalanan 2 jam.

Saya langsung memesan tiket kereta api ekonomi Probowangi untuk pulang pergi bersama istri Atiqoh Hasan. Beruntung, keberangkatan kereta api ekonomi Probowangi bisa berangkat dari Stasiun Wonokromo Surabaya, rumah kami cukup dekat dengan Stasiun Wonokromo dibanding Stasiun Gubeng. Persoalan kedua, jadwal keberangkatan kereta api ekonomi Probowangi sangat pagi 04:35 WIB sampai di Stasiun Probolinggo 06:35 WIB. Setelah sholat subuh, kami langsung tancap gas ke Stasiun Wonokromo.

Pukul 04:20 WIB kami sampai di Stasiun Wonokromo, saya langsung masuk parkiran motor dan Atiqoh menuju komputer check in kereta api untuk print tiket. Tiket kereta api ekonomi Probowangi kami beli lewat Traveloka. Kami langsung ke pintu masuk Stasiun Wonokromo dengan menunjukan kartu tanda penduduk dan tiket kereta api ekonomi Probowangi. Suasana pagi itu cukup ramai orang yang menunggu, mungkin ada kereta api lain selain kereta api ekonomi Probowangi.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Perjalanan 2 jam di kereta api ekonomi Probowangi cukup nyaman. Kereta api sekarang sudah dilengkapi air conditioner di setiap gerbong. Kami habiskan dengan membaca buku dan sesekali waktu melihat pemandangan di sepanjang perjalanan. Masih banyak sawah hijau dan sungai yang mengalir. Pagi itu kami belum sarapan, Atiqoh sudah menyiapkan sedikit buah anggur dan kelengkeng untuk teman perjalanan. Sepanjang perjalanan tidak ada petugas yang menawarkan makanan ringan di dalam kereta api.

Akhirnya sampai juga di Probolinggo tepat pukul 06:35 WIB. Kereta api Probowangi yang kami pilih berakhir di Stasiun Banyuwangi Baru, Kota Banyuwangi. Setelah kami turun ada yang melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Kami langsung turun dan keluar dari Stasiun Probolinggo, penasaran dengan kotanya. Ternyata di pagi hari itu ada semacam pasar tumpah di depan Stasiun Probolinggo, bahasa kerennya car free day. Kami jalan-jalan di pasar tumpah sambil mencoba bubur kacang hijau, rasanya enak.

Setelah kenyang menyantap bubur kacang hijau, kami langsung membuka Google Map menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga. Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan jalur utama menuju Gili Ketapang Island. Tidak begitu jauh dari tempat makan bubur kacang hijau tadi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, hanya 1 kilometer dan kami sepakat untuk jalan kaki sambil menikmati Kota Probolinggo. Di perjalanan kami sempat kesasar, salah membaca Google Map. Tapi menemukan hal yang unik yaitu wisuda anak-anak SD yang diarak menggunakan becak.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Hari itu Probolinggo cukup panas, baru 08:30 WIB kami jalan kaki ke Pelabuhan Tanjung Tembaga rasanya kaya di padang pasir. Atiqoh sampai cemberut kepanasan dan sesekali berhenti di bawah pohon. Kurang lebih 45 menit kami berjalan kaki dengan pemandangan pantai dan kampung laut yang kotor. Di sepanjang perjalanan masuk komplek pelabuhan banyak warga yang menjemur ikan hasil tangkapan. Buat yang tidak suka berjalan kaki dari Stasiun Probolinggo ke Pelabuhan Tanjung Tembaga bisa menggunakan jasa ojek motor atau becak.

Wisata Gili Ketapang kali ini kami menggunakan jasa paketan Gili Ketapang yang kami dapatkan infonya di Instagram. Cukup membayar Rp 85.000,- sudah termasuk transportasi perahu pulang pergi dari Pelabuhan Tanjung Tembaga – Gili Ketapang Islandsnorkelling termasuk masker, dokumentasi under waterguide wisata lain di Gili Ketapang Island dan makan siang setelah snorkelling. Bayar jasanya di akhir setelah kami puas mendapatkan fasilitas tersebut.

Pukul 09:30 WIB kami dijemput guide dari jasa paketan Gili Ketapang, kami berkomunikasi dengan jasa paketannya menggunakan WhatsApp. Orangnya cukup ramah dan mengingatkan keberangkatan menuju Gili Ketapang. Dari Pelabuhan Tanjung Tembaga ke Gili Ketapang Island membutuhkan waktu 30-45 menit, tergantung angin dan ombak saat itu. Perahu yang kami naiki menggunakan mesin pemotong rumput jadi sedikit lambat.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Tips buat yang pertama naik perahu dan mabuk laut, usahakan duduk di tengah jangan duduk di paling depan dan belakang. Pengalaman saya duduk di paling depan, terkena panas matahari dan ombak dari depan. Jika duduk di paling belakang, terdengar mesin perahu yang super berisik dan asap yang mengepul hitam. Sebaiknya duduk di tengah tidak di sebelah pinggir. Saya ambil posisi depan awalnya ingin foto-foto langit dan ombak yang terkena perahu. Ternyata sangat panas dan anginnya kencang.

30 menit perjalanan dengan perahu terlihat dari jauh sudah banyak wisatawan lain yang sedang snorkelling dan bermain pasir. Hari itu sangat ramai wisatawan dan hanya ada 3 titik snorkelling untuk melihat keindahan kedalaman laut Gili Ketapang. Kami langsung diarahkan ke Goa Kucing Gili Ketapang yang lokasinya di paling ujung pulau. Kami turun dari perahu beramai-ramai dengan 20 orang wisatawan lain yang 1 perahu. Selain Goa Kucing ada sumur sakral, tapi saya tidak mau masuk karena tempatnya sempit.

Masyarakat di Gili Ketapang Island mayoritas orang Madura yang merantau dari Pulau Madura, semua beragama Islam. Saya sempat ngobrol dengan salah satu guide yang mengantar kami menunjukan lokasi wisata lain, bahwa Wisata Gili Ketapang Island baru dibuka 3 bulan. Di hari Minggu kurang lebih ada 200-300 orang yang mengunjungi Gili Ketapang Island. Masyarakat sangat terbantu dengan memfasilitasi makanan dan penginapan. Pilihan makanan berat disana tidak bervariasi, hanya ada rujak dan mie instan. Jangan bayangkan ada mini market disana ya!

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

1 jam kami dibiarkan untuk eksplorasi daratan di Gili Ketapang. Setelah itu kami dijemput untuk menuju perahu yang kami tumpangi sesuai keberangkatan, usahakan diingat warna dan model perahunya. Kami pindah ke daratan yang dekat dengan pemukiman warga Gili Ketapang, kami dibiarkan menunggu 30 menit di gazebo bambu tidak ada komando disuruh beraktifitas. Saya mengambil kesimpulan, hari itu spot snorkelling penuh dan peralatannya dipakai semua. Bergantian untuk menikmati snorkelling.

Cukup puas kami menikmati snorkelling di beberapa tempat, sudah lama saya tidak snorkelling dan melihat keindahan bawah laut. Ombak saat itu cukup tenang, saya dan istri explore tempat snorkelling lain yang tidak ramai dengan wisata lain. Pukul 16:00 WIB kami diminta untuk naik ke perahu, karena ombak sudah kencang. Di Gili Ketapang cukup banyak Nemo atau ikan badut yang disebar oleh penduduk. Semoga warga Gili Ketapang bisa menjaga keindahan bawah laut Gili Ketapang, tidak hanya mencari pemasukan dari alamnya saja.

Tesla Model S P100D

Mobil listrik adalah mobil masa depan, keterbatasan bensin atau fosil lama-kelamaan akan habis membuat sebuah inovasi kendaraan dari listrik seperti mobil listrik, motor listrik dan sepeda listrik. Saya suka mengamati inovasi di luar negeri. Mobil listrik terbaru Tesla asal Amerika Serikat belum lama ini ditaksir nilai perusahaannya lebih besar dari Ford. Kebetulan Dahlan Iskan membeli mobil listrik Tesla Model S P100D, saya bisa melihat langsung mobil tersebut di Jawa Pos.

Tesla Model S memang bukan mobil murah. Di negeri Paman Sam, pihak pabrikan bahkan membuat empat tipe untuk model ini yang dapat dipesan calon konsumen; yakni Model S 75, Model S 90D, Model S 100D, dan Model S P100D.

image: bagus gowes

Khusus untuk model terakhir (P100D) diklaim sebagai mobil listrik tercepat saat ini, dan sempat dipamerkan pada ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017.

Kendaraan itu dikabarkan mampu melesat dari diam (0 kpj) hingga kecepatan 100 kpj hanya dalam waktu 2,5 detik. Bahkan, menurut Forbes, catatan waktunya bisa lebih cepat lagi, yakni 2,28 detik, sehingga menjadi sedan produksi massal tercepat di dunia.

image: bagus gowes

Catatan waktu itu bahkan lebih cepat dari hypercar Ferrari LaFerrari, Bugatti Veyron, Lamborghini Aventador, atau Porsche 911 Turbo S. Namun saat diuji, sedan berpenggerak empat roda dengan dua mesin listrik itu menggunakan perangkat lunak “Ludicrous + yang belum tersedia di pasaran saat ini.

Total tenaga yang dihasilkan dua mesin listrik itu diklaim Tesla mencapai 761,7 hp dengan torsi maksimal 1.000 Nm. CarsGuide memprediksi tenaganya bisa lebih dari itu.

image: bagus gowes

Mobil ini mengusung baterai berkapasitas 100 kWh dan diklaim bisa menempuh jarak hingga 540 km jika mobil dipacu pada kecepatan rata-rata 100 km/jam. Jarak tempuh bertambah menjadi 658 km jika kecepatan diturunkan menjadi 88,5 km/jam.

Selain kencang, sedan mewah Tesla juga menawarkan fitur seperti sedan mewah kebanyakan. Misalnya sistem audio stereo 7-speaker, trim dari kulit, pelek 19-inci, layar sentuh 17-inci, keyless entry and start, dasbor digital, wiper kaca otomatis, lampu LED, dan konektivitas internet melalui kartu SIM.

image: bagus gowes

60’s Hostel Singapore

Saat eksplore Singapore pada bulan Maret 2017 saya sempat menginap 1 malam di sebuah hostel yang bernama 60’s Hostel Singapore. Lokasinya di 569 Serangoon Road, Singapore. Kenapa saya memilih 60’s Hostel Singapore? Pertama, murah dan review di Traveloka bagus. Saya dapat harga Rp 135.319,- untuk 1 malam. Kedua, lokasinya dekat stasiun MRT Little India Singapore. Saya janjian dengan teman di sekitaran Little India, jadi mudah untuk bertemu.

Pengalaman pertama saya mencari 60’s Hostel Singapore gampang-gampang susah. Selama di Singapore saya tidak membeli paketan internet, hanya mengandalkan free wifi hotspot Singapore di beberapa tempat seperti Bandara Changi Singapura, Stasiun MRT Singapore dan wifi hostel. Mendarat di Bandara Changi Singapura saya langsung mencari pusat informasi untuk mendapatkan wifi password lalu mengakses WhatsApp dan mendownload peta offline di Google Maps.

image: bagus gowes

Free wifi hotspot Bandara Changi Singapura hanya 30 menit saya prioritaskan yang penting dilakukan untuk mencari informasi di negara Singapura, seperti peta stasiun MRT, pemberhentian MRT yang dekat dengan 60’s Hotel Singapore. Ternyata cukup mudah, karena peta di stasiun MRT ada bahasa Indonesia. Kalau bingung, bisa menanyakan ke petugas yang jaga di setiap pintu masuk/keluar MRT. Petugasnya ramah-ramah, bisa berbahasa Indonesia.

Perjalanan dengan MRT selama 20 menit sampai juga di stasiun MRT Little India. Kalau menurut Google Maps dari stasiun ke 60’s Hostel Singapore hanya 800 meter. Jalan kaki sambil menikmati trotoar di Singapore juga seru. Kebetulan saat saya berkunjung ke Singapore ada gelaran konser akbar yaitu Coldplay Tour Singapore 2017, sering sekali di MRT bertemu dengan orang Indonesia yang akan menonton konsernya.

image: bagus gowes

Saat memesan 60’s Hostel Singapore di Traveloka fotonya tidak begitu kelihatan tampak depannya. Saya bertanya ke masyarakat Singapore dari petugas bersih-bersih jalan dan warung makan, mereka tidak tahu hostelnya. Terakhir saya menanyakan ke pengunjung sebuah restaurant diberi tahu lokasinya. Sampai di lokasi saya kaget, ternyata 60’s Hostel Singapore bentuk bangunannya seperti ruko yang direnovasi dijadikan hostel.

Untuk check-in dan masuk ke dalam hostel dibutuhkan kartu khusus ditempelkan di pintu 60’s Hostel Singapore. Tidak perlu khawatir karena ada petugas yang jaga dan menunggu di dalam/luar 60’s Hostel Singapore, hanya perlu mengetuk pintunya akan dibukakan. Selanjutnya proses check-in sangat mudah, saya hanya menunjukan bukti pemesanan di Traveloka dan memberikan uang deposit $10 nantinya akan dikembalikan saat check-out.

image: bagus gowes

Hostel adalah sharing room dengan pengunjung lain. Saya memesan 60’s Hostel Singapore di Traveloka sudah ada penjelasan kalau sekamar ada 8 kasur dan campur (pria dan wanita). Jangan khawatir, di hostel tidak boleh berhubungan badan, saling menjaga kenyamanan, artinya tidak boleh berisik atau ngobrol keras-keras yang bisa mengganggu pengunjung lain. 60’s Hostel Singapore juga memberikan sarapan gratis, biasanya roti tawar dan teh panas. Kebetulan saya tidak sempat mencobanya, karena jam 7 pagi saya harus check-out agar bisa menikmati Singapore lebih lama.

60’s Hostel Singapore sangat cocok buat backpacker yang hanya menumpang tidur 1 -2 malam di Singapore. Kamar yang diisi 8 kasur tingkat terasa sempit, kerepotan yang saya rasakan saat menaruh tas ransel. Ada backpacker negara lain sedikit egois menaruh tas besarnya di tempat yang asal-asalan. Usahakan minta kasur yang posisinya di bawah, jadi kalau mau keluar masuk kamar mudah. Saya dapat tempat tidur yang di atas, perlu usaha naik – turun tangga kamar tidur.

image: bagus gowes