google fit apk

Mencoba Aplikasi Google Fit di ASUS Zenfone 3

Saya hobi bergerak, panas-panasan dan berolahraga. Di iPhone 6S yang sudah terjual  ada pengelompokkan aplikasi kesehatan yang selalu saya gunakan: Strava, Connect Garmin dan Fitbit. 3 aplikasi tersebut memiliki fungsi masing-masing dan selalu digunakan, secara umum mencatat semua aktivitas olahraga saya dari berjalan kaki, bersepeda dan berlari.

Sekarang smartphone saya adalah ASUS Zenfone 3 yang dikasih ASUS Indonesia saat acara peluncuran produk terbaru ASUS Zenfolution 2016 di Nusa Dua, Bali. Rata-rata aplikasi di iOS sudah ada di android, tetap saya mengisi Zenfone 3 dengan aplikasi tersebut. Setelah install ternyata aplikasi Fitbit yang berjalan dengan MobileTrack tidak bisa berjalan di ASUS Zenfone 3. MobileTrack itu ketika smartphone dimasukan kantong dan kita berjalan kaki, aplikasi tersebut membaca dengan jumlah langkah.

Di aplikasi Fitbit ada perlombaan yang bisa menantang teman kita dengan banyak-banyakan langkah dan kalori, bisa diikuti 2-10 orang. Mau gimana lagi.. ASUS Zenfone 3 tidak bisa mengakomodir fungsi aplikasi tersebut, masa harus beli gelang Fitbit, haha.. Coba cari pengganti Fitbit dengan mengubek-ubek Play Store menemukan yang sejenis yaitu Moves dan Google Fit (FIT).

Awalnya saya menginstall aplikasi Moves yang ternyata satu perusahaan dengan Facebook. Dari segi tampilan cukup simple dan mudah melihat penomoran jumlah langkah per hari dan lokasi kita melangkah. Setelah mencoba 2 hari, ternyata cara memulainya membuka aplikasinya dulu setelah itu baru bisa digunakan. Kadang-kadang terlupa membuka aplikasinya, sudah jalan kaki tidak terekam.

Langsung dah saya hapus dan menginstall Google Fit. Melihat tampilannya terlalu penuh dengan pilihan-pilihan, seperti timeline, aktivitas berlari dan berjalan kaki yang dibedakan dengan warna. Saya mencoba langsung suka, walaupun sistem trekking saat jalan kaki tidak otomatis menghitung seperti Fitbit. Sepertinya Google Fit merekap jumlah jalan kaki kita, setelah berhenti akan keluar total langkah kita.

Secara keseluruhan, Google Fit bisa berjalan sempurna di ASUS Zenfone 3. Langkah mudahnya hanya menginstall aplikasi Google Fit di Play Store – registrasi dengan akun Google – mengisi tinggi, berat badan, dll. – smartphone coba dipakai jalan kaki akan berubah statistiknya. Google Fit juga bisa dipakai untuk menghitung kalori dan olahraga lainnya.

google fit apk

image: bagus

Pocari Sweat Yogyakarta Safe Running 2016

Minggu pagi (4/9) saya datang ke acara Pocari Sweat Yogyakarta Safe Running 2016 di Gedung PKKH UGM. Acara yang disponsori oleh Pocari Sweat dibagi 2 acara yaitu berlari 5 kilometer dan Zumba Dance di halaman gedung tersebut. Saya memilih untuk berlari 5 km, karena sedang hobi berlari. Sebelum berlari ada beberapa langkah dan tips dari trainer Pocari Sweat untuk pemanasan.

Pemanasan utama dibagian kaki, lengan dan persendian di leher. Tidak begitu lama untuk pemanasan kurang lebih 15 menit, karena banyak peserta yang pemula gerakan pemanasan tidak begitu serius. Di sela-sela pemanasan ada pengenalan ion dance, gerakan dance yang baru diperkenalkan oleh Pocari Sweat. Kalau sering lihat di televisi pasti tahu gerakannya.

Sekitar pukul 07:00 WIB acara Jogja Berlari Pocari Sweat akhirnya dimulai. Sekitar 30 orang pelari mengikuti road captain Pocari Sweat. Untuk kali ini yang menjadi road captain mengundang teman-teman Komunitas Freeletics Jogja, ini rutenya. Benar-benar nyaman berlari di lingkungan kampus UGM yang hari itu tidak begitu panas.

image: bagus
image: bagus
image: bagus
image: bagus
image: prodirect

Mencoba Kaos Kaki Nike Elite Run Lightweight

Good morning September! Masih belum move on Bali Marathon 2016 kemarin, kemungkinan masih ada yang malas-malasan untuk lanjut berlari lagi karena capek dan pegal-pegal, hehe.. Saya ingin berbagi cerita mengenai apparel yang saya pakai di Bali Marathon 2016 yaitu kaos kaki Nike.

Sudah 1 tahun saya memakai kaos kaki Nike Elite Run Lightweight, sebelumnya saya memakai kaos kaki sport yang tebal. Penasaran saya ingin membeli kaos kaki Nike Elite Run Lightweight banyak teman yang pakai dan katanya anti blister. Bahan yang cukup tipis dengan harga menguras kantong saat itu, kalau tidak salah: Rp 125.000,- Semoga sesuai dengan manfaatnya.

Saat memakai pertama, karakter kaos kakinya memang lebih ketat dibandingkan kaos kaki sebelumnya. Kaki saya lebih sering berkeringat, kaos kaki ini tidak bisa diandalkan untuk menyerap maksimal keringatnya. Saat dipakai lari ibarat tidak memakai kaos kaki, kaki seperti menempel langsung ke alas dan dinding sepatu. Positifnya udara mudah keluar masuk ke dalam ruang di dalam sepatu.

Saya sering memakai kaos kaki Nike Elite Run Lightweight untuk long run sangat nyaman sampai 20 kilometer, setelah itu wajib dicuci karena keringat yang menyerap di kaos kaki tersebut. Sumber website kaos kaki Nike ini 59% Polyester, 38% Polyamide (Nylon), 3% Elastane (Spandex). Keistimewaan lain dari Nike Elite Run Lightweight ada di bagian belakang kaos kakinya tidak membuat lecet saat lari, semacam tambahan kain yang menutupi tumit. Perlu diperhatikan juga, karena kaos kaki cukup tipis berhati-hati saat memasang dan melepas kaos kakinya agar tidak mudah sobek jahitan dan kainnya.

image: prodirect
image: prodirect
image: bagus

Pengalaman Liburan Murah ke Bali ala Backpacker

Baru kemarin saya ke Bali meramaikan Maybank Bali Marathon 2016. Saya ingin berbagi pengalaman perjalanan menuju dan saat di Bali. Bisa dibilang perjalanan saya di Bali kemarin sangatlah murah dan beruntung. Lumayan bisa jalan-jalan gratis dengan GrabCar dan menikmati Bus Sarbagita semacam Bus TransJakarta dengan tarif yang murah.

Rencana awal di Bali memang tidak foya-foya, makan seadanya dan daily budget: Rp 300.000,- (3 hari, makan dan transportasi) alhamdulillah bisa terlaksana.

Day 1 – Sabtu (27/8)

Saya membeli tiket Air Asia 3 bulan sebelum Maybank Bali Marathon 2016, Jogja – Bali: Rp 550.000,- (pulang -pergi). Kebetulan ada website pemesanan kamar hotel yang sedang promo, saya menginap di Bedbunkers Hostel 2 Kuta: Rp 205.000/4 hari. Sesampai di Bandara I Gusti Ngurah Rai saya langsung ke halte Bus Sarbagita menuju Westin Nusa Dua Bali untuk mengambil racepack Maybank Bali Marathon, sekali perjalanan: Rp 3.500,- dan menuju Bedbunkers Hostel 2 Kuta menggunakan bus yang sama: Rp 3500.

Day 2 – Minggu (28/8)

Saat registrasi Maybank Bali Marathon 2016, ada pilihan penjemputan peserta race dari parkiran Discovery Mall Bali ke Bali Safari and Marine Park dengan membayar Rp 7.500,- Setelah race saya istirahat di hostel.

image: bagus
image: bagus

Day 3 – Senin (29/8)

Alhamdulillah setelah marathon 42 km, recoverynya saya cukup cepat, tidak pegal-pegal semua kaki. Saya niatkan untuk berkunjung ke The Bike Shop Bali yang lokasinya di Jl. By Pas Ngurah Rai arah Nusa Dua, kurang lebih 8 kilometer dari hostel. Saya menggunakan jasa GrabCar dengan promo gratis Rp 50.000,- sekali jalan, kalau lebih dari Rp 50.000,- bayar cash kekurangannya. Kebetulan tidak lebih dari Rp 50.000,- jadi gratis.

Dari The Bike Shop Bali lanjut ke Pantai Nusa Dua yang lokasinya di belakang hotel dan cottages elit Nusa Dua. Saya kembali menggunakan GrabCar dari The Bike Shop Bali ke Pantai Nusa Dua, sekedar menikmati sunset dan es krim di pantai tersebut. Pulang dari Nusa Dua ke hostel di Kuta saya memakai GrabCar dengan menambah cash Rp 4.000,-

image: bagus
image: bagus

Day 4 – Selasa (30/8)

Hari terakhir saya di Bali, saya check-out pukul 09:00, karena pesawat ke Jogja pukul 13:45 WITA. Menunggu agak siang saya kulineran Gusto Gelato Bali, karena tokonya buka jam 10:00 WITA saya paskan saat toko buka. Saya tetap memakai GrabCar menuju Gusto Gelato Bali dengan tarif gratisnya. Selesai menikmati gelato 3 scoop: Rp 42.000,- melanjutkan perjalanan terakhir Krisna Oleh-Oleh Bali sekedar membeli camilan buat teman-teman di Jogja.

Terima kasih GrabCar, pengalaman pertama memakai jasa GrabCar sangatlah memuaskan. Kebetulan mendapat sopir GrabCar yang ramah dan enak diajak ngobrol. Selama di Bali memakai Bus Sarbagita juga cukup nyaman, dengan tarif Rp 3.500,- bisa keliling Bali dengan murah dan aman.

image: bagus
image: bagus
image: roostian

Bali Marathon 2016

Selamat pagi Bali.. Selamat buat teman-teman runner yang berhasil finish Maybank Bali Marathon 2016 dari semua kategori 400m children, 10K, 21K dan 42K. Kemarin Minggu (28/8) saya mengikuti acara lari full marathon 42.195 kilometer Maybank Bali Marathon 2016 bersama teman-teman komunitas Indorunners Jogja ak.a Playon Jogja. 40 orang dari Jogja mendaftar Maybank Bali Marathon 2016.

Maybank Bali Marathon 2016 merupakan full marathon kedua setelah tahun 2015 saya berhasil finish BII Maybank Bali Marathon 2015 dengan kaki yang terseok-seok tanpa persiapan yang matang. Maybank Bali Marathon 2016 persiapan saya dari Januari 2016 dengan berlatih tiap hari, minggu dan bulan kontinyu 21K setiap bulan. Alhamdulillah bisa finish strong sampai garis finish tanpa cedera.

image: bagus
image: bagus

Pukul 09:00 WITA saya sampai Ngurah Rai International Bali Airport rencana awal ke Bali selain mengikuti Maybank Bali Marathon 2016 yaitu eksplore Bali dengan transportasi publiknya Bus Sarbagita. Dari bandara Ngurah Rai kedatangan domestik saya langsung menanyakan ke petugas “Adakah halte Bus Sarbagita menuju Nusa Dua?” Saya diarahkan menuju kedatangan international yang ada halte Bus Sarbagita.

Dari Bandara Ngurah Rai rencana utama menuju Westin Bali Nusa Dua Hotel sebagai tempat pengambilan race pack Maybank Bali Marathon 2016. Untuk pengambilan race pack dibuka mulai pukul 08:00 – 20:00 WITA. Tidak terlalu buru-buru menuju lokasi pengambilan race pack. Saya menunggu di halte Bus Sarbagita hampir 30 menit sampai ada bus menuju Nusa Dua.

Dari Bandara Ngurah Rai Bali sampai Westin Bali Nusa Dua Hotel kurang lebih 14 km, kalau naik GO-JEK: Rp 27.000,- dan saya pilih yang murah naik Bus Sarbagita: Rp 3.500,- tepat di depan pintu masuk satpam Westin Nusa Dua Hotel pukul 11:30 WITA. Karena hari itu terakhir pengambilan race pack, antrinya hampir 60 menit karena tidak dipisah kategori full marathon dan half marathon. Setelah selesai ambil race pack saya langsung menuju halte Bus Sarbagita terdekat dari Westin Bali Nusa Dua Hotel, tidak sampai 30 menit datang bus menuju central lokasi terdekat dari Kuta tempat saya menginap.

image: bagus
image: bagus

Pukul 01:00 WITA dipaksa bangun pagi karena acara lari dimulai pukul 05:00 WITA dan shuttle pick up Maybank Bali Marathon 2016 dari parkiran Discovery Mall Bali ke lokasi start lari Bali Safari and Marine Park pukul 03:00 WITA. Dari hotelku menginap cuma 500 meter ke parkiran Discovery Mall Bali, sebelum itu mandi dan sarapan roti isi coklat dan keju biar perut tidak kosong.

Tepat pukul 05:00 WITA peserta full marathon Maybank Bali Marathon 2016 dilepas, saya memilih rombongan paling belakang bersama teman Playon Jogja: Robertus Indra dan Deviyanti Nur Rahman. Kilometer 1 sampai 8 berlari dengan pace 7 dan 8, karena motivasi awal tidak ada target personal best yang penting finish dan badan tidak capek. Setelah itu saya berlari meninggalkan Indra dan Devi dengan pace 6 sampai ketemu teman yang lain.

Setiap bulannya saya rutinkan 1 kali untuk berlari 21 km dan terakhir peak training Maybank Bali Marathon 2016 saya berlari mengelilingi Waduk Sermo Kulon Progo 17 km ditambah 5 km, total: 22 km. Pada saat Maybank Bali Marathon 2016 cuacanya cukup menyenangkan sampai 15 km, diatas itu mulai pukul 08:00 cuaca Bali di bulan Agustus sangat panas dan terik.

Saya terbiasa berlari di jalur aspal yang datar, rute Maybank Bali Marathon 2016 campuran naik turun di wilayah perkampungan Gianyar itu yang membuat sangat capek setelah 30 km berlari. Faktor kedua, sepertinya saya terlalu banyak makan pisang (3 buah) dan 1 GU Gel, perut berasa kenyang dan ingin buang air besar. Saya tahan sampai hotel, karena kamar mandi darurat yang disediakan panitia tidak ada air.

Terakhir, sepatu yang saya pakai alasnya terlalu empuk. Tahun lalu saya memakai Nike Zoom Structure 18 yang solnya tidak begitu empuk, jadi mantab untuk melangkah. Tahun ini saya memakai Skechers Go Run Ride 3 yang dapet diskonan solnya sangat empuk, saya rasakan setelah 30 kilometer berasa sepatu trepes tidak ada busa yang menyangga kaki. Untuk half marathon masih bagus.

Saran dan kritik untuk panitia Maybank Bali Marathon 2016 agar pengambilan race pack lebih bagus lagi dibagi per kategori half dan full marathon. Bisa juga dikasih banyak panitia untuk buka pintu pengambilan lagi. Untuk tahun ini tidak ada buah segar di beberapa water station. Saat saya mendaftar di website, memilih kaos race ukuran L kenapa tiba-tiba di data panitia mendapat kaos XXL.

image: bali marathon
image: bali marathon
image: gunung api purba

Nglanggeran Mountain Bike 2016

Good morning world.. Kemarin Minggu (31/7) bisa ikutan acara sepeda tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul dan Kota Jogja yaitu Nglanggeran Mountain Bike 2016. Seperti tahun-tahun sebelumnya saya gowes dari Jogja sampai di titik start Gunung Api Purba Nglanggeran.

Tidak begitu jauh gowes dari Kota Jogja sampai Gunung Api Purba Nglanggeran, sekitar 30 km dengan jalan yang relatif menanjak. Buat goweser yang sudah biasa bersepeda tidak begitu susah mencapainya. Saya berangkat dari rumah pukul 5:00 dan sampai di Gunung Api Purba Nglanggeran pukul 6:30. Asiknya gowes pasti bertemu dengan teman lain yang menuju lokasi start.

Untuk start Nglanggeran Mountain Bike 2016 saya rasa terlalu siang, ada acara pembukaan dan sambutan dari pejabat setempat. Kurang lebih pukul 7:30 resmi diberangkatkan semua pesertanya. Sudah terlalu panas dan jenuh menunggu pejabat yang datang. Saya sengaja ikut rombongan terakhir, bisa mengenal teman yang lain.

Rute Nglanggeran Mountain Bike 2016 yaitu 70% off road dan 30% on road. Saya memakai sepeda Surly Troll yang biasa dipakai touring dengan garpu rigid, optimis untuk melahap jalan rusak di sepanjang acara tersebut. Buat yang tidak biasa pasti tangan pegal-pegal, karena getaran langsung dirasakan oleh tubuh.

Ada sedikit masalah di sepeda saya saat Nglanggeran Mountain Bike 2016 yaitu terkena ranting pohon dan membuat ban bocor. Untuk eventnya saya rasakan cukup meriah dan sukses, hampir 500 orang berkumpul dari dalam dan luar Yogyakarta. Berikut beberapa dokumentasi dari panitia saat acara Nglanggeran Mountain Bike 2016.

image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: gunung api purba
image: bagus gowes

Kedai Nyah Tan Li, Tempat Makan Romantis di Jogja

Kalau kamu sudah terbiasa makan di puncak gedung tertinggi, makan di tebing dan melihat pemandangan kota di malam hari dengan pasanganmu itu sudah mainstream. Tempat makan romantis menurut saya lebih enak yang sepi, sesekali ada hiburan live music akustik dan tempatnya remang-remang. Kita bebas bercerita mengenai kehidupan dengan pasangan.

Kemarin Rabu (15/6) saya diundang untuk berbuka puasa bersama dengan Komunitas Blogger Jogja di Kedai Nyah Tan Li. Lokasi Kedai Nyah Tan Li berada di Kasongan, Bantul. Kasongan memang identik dengan kerajinan keramik, sangat mudah menemukan Kedai Nyah Tan Li bersebelahan dengan showroom Timboel Keramik sebelum jembatan Kasongan.

Saya datang tepat waktu pukul 16:00 WIB, karena belum tahu lokasi tepatnya. Ternyata sangat mudah dan parkirnya cukup luas. Kedai Nyah Tan Li dimiliki oleh istri Bapak Timboel sebagai owner Timboel Keramik. Bu Timboel menceritakan awal mula memakai nama Nyah Tan Li yang artinya Wetan Kali (barat sungai) Kasongan. Lebih mudah untuk memberikan rutenya.

image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes

Setelah mendengarkan penjelasan dari Bu Timboel mengenai konsep kedai yang dibuat tradisional dengan menu dan interiornya. Saya dan teman-teman Komunitas Blogger Jogja disajikan beberapa menu makanan buka puasa yang sehat yaitu kolak pisang yang sudah ditempatkan dalam gelas. Untuk makanan ringan sudah disiapkan pisang goreng. Cukup untuk membatalkan puasa.

Makanan besar perlahan disiapkan oleh tuan rumah ada Nasi Goreng Kecombrang, Mie Goreng Kecombrang, Nasi Kuning, Nasi Pedas, Nasi Tempe Pedas dan Brongkos khas Kedai Nyah Tan Li. Saya memesan nasi tempe pedas, karena melihat dari bentuknya yang isinya ada bihun manis, timun, telur dan ayam disuwir membuat selera berbuka puasa terasa spesial.

Untuk minuman yang disediakan ada teh panas manis, jeruk panas, es jus beberapa buah lokal dan es dawet. Saya memesan es jus jambu menemani makan nasi tempe pedasnya. Untuk nasinya sangat enak dimakan saat panas, gurih dan tidak terlalu lembek. Menu tambahannya ada tempe, bihun goreng dan ayam yang disuwir memberikan rasa unik di lidah. Buat teman-teman yang tidak suka pedas, minta saja sambalnya dipisah.

Jus jambu di Kedai Nyah Tan Li tidak begitu spesial, sama dengan jus lainnya. Setelah makan pedas lalu minum jus buah rasanya segar di mulut dan perut. Untuk harga tidak begitu mahal dengan tempat romantis, rata-rata makanannya seharga Rp 13.000,- dan minumannya Rp 10.000. Rekomendasi Kedai Nyah Tan Li buat yang ingin berkumpul dengan teman-teman dan keluarga.

image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes
image: bagus gowes