Tetap Bersepeda Saat Puasa

Federal Jogja Gowes ke Pantai Siung

Federal Jogja Gowes ke Pantai Siung | Pict.: Bayu Indratomo

Bulan ramadhan (puasa) adalah bulan yang penuh berkah. Umat muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak amalan, seperti: ibadah di masjid, sholat tarawih, membaca Al-Qur’an dan Hadits, dan perbanyak infaq dan shodaqoh *suara pak ustad*. Buat teman-teman yang suka bersepeda, perlu penyesuaian fisik dan waktu bersepeda selama puasa. Harapannya, puasa ramadhan dan amalannya tidak terganggu, tapi tubuh tetap sehat untuk menjalani segala aktifitas di bulan ramadhan.

Saya menyarankan waktu yang tepat buat bersepeda yaitu sore hari. Kenapa sore hari? Sinar matahari di waktu sore tidak terlalu menyengat dan dekat dengan waktu berbuka puasa. Hitung estimasi bersepeda anda di luar bulan puasa. Rata-rata bersepeda dari rumah ke kantor: 10-15 km dengan catatan waktu: 45 menit. Di bulan puasa ini cobalah kurangi aktifitas bersepeda dengan jarak: 8-10 km, dimulai pukul 16:00 dengan kayuhan yang ringan: 15-17 km/jam.

Selain sore hari, banyak teman yang bersepeda di malam hari (night ride). Saya tidak menyarankan untuk malam hari, karena digunakan untuk Sholat Maghrib, Isya dan Tarawih yang waktunya berurutan. Ada juga yang menyarankan waktu bersepeda setelah Sholat Tarawih. Kalau bersepeda setelah Sholat Tarawih bukannya sudah terlalu malam, lelah dan mengakibatkan paru-paru basah.

Kemarin saya membuktikan nikmatnya bersepeda di saat puasa waktu sore hari. Matahari Jogja yang tidak terlalu menyengat, lalu lintas yang tidak ramai dan kayuhan yang agak pelan. Rute kemarin sore yaitu dari rumah mengunjungi Toko Sepeda Alam Baru di Malioboro dan pulangnya membeli jajanan untuk berbuka puasa. Ini catatan bersepeda di aplikasi Endomondo. Lagi-lagi ini untuk tetap menjaga puasa Anda. Tentunya, puasa Anda lebih penting. Jangan sampai puasa Anda terganggu karena aktifitas bersepeda.

Anda punya tips yang lain? Silakan mengisi kolom komentar di bawah..

Iklan

9 thoughts on “Tetap Bersepeda Saat Puasa

      1. ivanprakasa

        wah jangan salah… di jepang sepeda itu salah satu transportasi yg sering digunakan slain kereta.
        Biasa kalo kekampus klo cuaca mendukung saya memilih naik sepeda drpada naik bus. karna skalian olahraga 😀

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s