Escape To Bromo (1)

Namanya hidup di komunitas sepeda minggat touring, setiap akhir pekan, bulan dan tanggal merah selalu ada ajakan trip ke suatu tempat menarik di Indonesia. Salah dua komunitas sepeda racun dan selalu minggat yang saya ikuti yaitu Polygon Heist Users dan Bikepacker Indonesia. Dari group tersebut saya mendapatkan informasi pada pertengahan April 2013 ada teman yang bersepeda dari Jakarta menuju Bromo, yaitu Angga Henggara. Biasanya sebagai teman komunitas, untuk mempererat tali silaturahmi dengan cara menyediakan tempat berteduh bagi petouring tersebut.

Sesuai jadwal, Sabtu (13/4) Angga masuk Jogja dan ingin nostalgia 1 hari di kampus Universitas Gadjah Mada, Warung Idjo, Pakem dan Museum Ullen Sentalu. Minggu (14/4) saya, Bagus Prakoso Gunawan dan Miftahul Ilmi dari komunitas Polygon Heist Users Jogja menemani Angga bersepeda nanjak menuju Warung Idjo, Pakem dan Museum Ullen Sentalu yang berjarak -+ 30 km dari kota Jogja.

Warung Ijo di Pakem, Sleman

Warung Ijo di Pakem, Sleman

Patung Udang di Kaliurang, Sleman

Patung Udang di Kaliurang, Sleman

Jalan Masuk Museum Ullen Sentalu

Jalan Masuk Museum Ullen Sentalu

Setelah dari Museum Ullen Sentalu kami berempat pulang ke Jogja dan makan siang di sekitaran kampus UGM. Sambil menikmati angin sepoi-sepoi, kita berdiskusi jalur mana yang nyaman dilewati untuk sampai Gunung Bromo. Pada waktu itu saya masih bingung, apakah bisa ikut menemani perjalanan Bromo ini. Tanpa berpikir panjang minta doa eyang subur saya menyanggupi Angga menemani perjalanan Bromonya kali ini.

Sampai rumah saya berfikir lagi, apa yah yang akan dibawa untuk touring selama 3-4 hari? Bawa pakaian berapa? Bawa duit berapa? *banting dompet*. Yaudah deh.. Daripada ribet bawa banyak bawaan (pakaian, celana, jaket, dll.) dan mungkin juga gak dipakai selama perjalanan, saya pilih pakaian sepeda yang cepat kering (berikut daleman), perlengkapan mandi dan sholat. *benerin kopyah*

Setup Biketouring Bromo

Surly Troll Biketouring Bromo

Senin (15/4) saya dan Angga memulai perjalanan etape pertama menuju Bromo, yaitu: Jogja – Ngawi (157.08 km). 06:00 kita berangkat dari Jogja menuju arah Jawa Timur, melewati kota Klaten dan Solo. Tapi sialnya saat mau berangkat (keluar rumah) ban depan sepedanya Angga bocor, mari kita ganti ban dalam dulu. Untungnya Angga membawa 5 ban cadangan 700c untuk sepeda Polygon Heistnya.

Jalur yang kita lewati sampai dengan Delanggu, Klaten sama dengan jalur bus arah Solo. Dari Delanggu kita ambil jalur cepet melewati alternatif menuju Solo Baru yang tembusnya sungai Bengawan Solo. Sampai Solo Baru kira-kira jam12 siang, kita makan siang, beristirahat dan sholat dhuhur di masjid terdekat.

12:30 melanjutkan perjalanan menuju kota selanjutnya yaitu Karanganyar dan Sragen. Tidak terlalu lama untuk istirahat, karena harapan kita sebelum maghrib sudah melewati hutan Ngawi. Panas.. Asap.. dan kendaraan pabrik di sekitaran Karanganyar merupakan faktor yang memperlambat perjalanan. Tapi kita tetap stabil untuk mengayuh sepeda dengan kecepatan 20 km/jam.

15:30 memasuki kota Sragen dan terus mengayuh agar tidak kemalaman masuk kota Ngawi. Di sepanjang perjalanan saya bertemu teman lama dari komunitas Sabtu Pagi Sepeda Santai (SPSS): Arief Nugroho dan Anastik Wahyurini. 10 menit kita berbincang-bincang dan menanyakan jalan menuju kota Ngawi.

16:00 kita melewati gapura perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur. 5 menit untuk foto-foto dan melanjutkan perjalanan. Perjalanan melewati hutan Ngawi sedikit terhambat, karena gelap (mendung) ditengah perjalanan diguyur hujan. Kita sepakat perjalanan etape pertama ini selesai di Ngawi. Hujan sudah berhenti. 19:00 kita masuk di Alun-Alun Ngawi untuk berfoto dan makan malam.

Bocor Ban di depan Pabrik Gula Gondang, Klaten

Bocor Ban di depan Pabrik Gula Gondang, Klaten

Makan Siang di Solo Baru

Makan Siang di Solo Baru

Melepas Dahaga di Sragen

Melepas Dahaga di Sragen

Gapura Batas Provinsi Jawa Tengah

Gapura Batas Provinsi Jawa Tengah

Berfoto dengan Mas Arief dan Mikail

Berfoto dengan Mas Arief dan Mikail

Gapura Masuk Provinsi Jawa Timur

Gapura Masuk Provinsi Jawa Timur

Perjalanan Malam di Hutan Ngawi

Perjalanan Malam di Hutan Ngawi

Iklan

16 thoughts on “Escape To Bromo (1)

  1. warm

    perasaan Pakem itu km 17 deh mas *protes dikit*
    dan saya blm pernah ke Ullen Sentalu, deket mana toh tepatnya ? 😀
    dan ditunggu kelanjutannya, ga pake lama yo hehe

    Suka

    Balas
    1. Bagus Gowes Penulis Tulisan

      iiish.. berangkatnya dari rumahku Ngadinegaran (Alun2 Selatan) sampai Warung Ijo: 23 km. Sampai Ullen Sentalu: -+ 30 km.

      Ullen Sentalu dari patung udang ambil kiri teruuus… ada tanjakan dikit. Museum milik swasta, bayarnya: 25.000/orang. Gak rugi masuk sana! 😀 *jualan*

      Suka

      Balas
  2. ivanprakasa

    Selalu iri ama makanan2 murah yg ditemuin mas Bagus… 😦
    Anyway salut buat semangatnya mas Bagus sepedaan kesana kemari… Kapan2 pengin dong diajakin sepedaan… tapi jangan jauh2 ya mas tar aku ga kuat 😛

    Suka

    Balas
  3. Mahameru

    Halo mas Bagus! Salam kenal nih! Aku Newbee nih di sepedaan, sering sepedaan akhirnya kecanduan! Oh ya, user Heist juga mas, pakai yang 2.0 seri 2013. Gimana caranya untuk gabung dengan komunitas Heist?.

    Suka

    Balas
  4. Ronald Heister

    anjir, aku penasaran karo wong edian iki…ke bromo gak ajak ajak. tak tunggu lewat tempatku taman dayu pas rute ke sby taman bungkul gak ada yang bales di FB. karepku tak ampirne sek tak tukokne “degan” ngunu…. salam wes…

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s