Temu Federal Jogja di Balairung UGM

Hari Minggu kemarin komunitas sepeda Federal Jogja (Fedjo) mengadakan kopdar/temu federal yang biasa disebut TF. Horeee..!!! Setelah sekian lama berkomunikasi via inbox Facebook akhirnya bisa bertatap muka, tuker-tukeran kado, dan bersepeda di Balairung Universitas Gadjah Mada.

TF Fedjo kali ini bisa dibilang unik dan seru. Rencana ngumpul jam8:30 di Titik Kumpul, Balairung UGM, ternyata komandan Fedjo Bagas Triaji telat datang ke titik kumpul. 20 sepeda Federal sudah berkumpul di lokasi TF untuk mendengar informasi yang akan disampaikan komandan Fedjo.

GambarGambar

Btw Balairung ini tempatnya asyik banget untuk yang pengen ketenangan. Tiduran di atas rumput sembari memandangi langit, baca buku kesukaan ditemani dengan suara hembusan angin, atau mendengarkan mp3 sambil bermain game. Ajiiiiib! Dan Balairung ini juga bagus untuk dua sejoli yang pengen sekadar merebahkan diri tanpa harus berbicara. *halah*

 Ada 3 informasi pada TF kondisi Fedjo ini: kondisi keuangan komunitas Fedjo yang makin menipis, Fedjo dilibatkan menjadi marshal beberapa event sepeda di Jogja: Komunitas Sego Segawe di acara Sumpah Pemuda (27/10) dan rencana penyerahan sumbangan ke Dompet Dhuafa dari hasil keuntungan Jambore Nasional Federal 1 di Jogja November tahun 2012.

Setelah ngomongin pembahasan yang serius dan membosankan, kita lanjutkan dengan acara hore-hore..!!! Komunitas sepeda tidak jauh yang diomongkan yaitu part sepeda, upgrade sepeda dan adu kekuatan nyepeda laaah… “nyewe.. nyewu.. nyewu..” hahaha… Teman-teman mengeluarkan uang recehan untuk meramaikan balapan sepeda Federal antar komunitas. Akhirnya terkumpul 12.000 rupiah untuk balapan sepeda ini. Lihat kelakuan teman-teman Fedjo di video ini:

GambarGambarGambar

 

 

Iklan

19 tanggapan untuk “Temu Federal Jogja di Balairung UGM

    1. monggo gabung aja …. TF berikutnya adalah tanggal 27 malam … di purawisata sekaligus kemudian marshall acara sumpah sepeda jogja (kumpul komunitas untuk sego segawe). silahkan gabung …

  1. Aku malah nggak bikin cerita pas ini. Btw, kan ada foto-fotonya tuh. Akan lebih baiknya kalau di foto itu dikasih tulisan atau sekalian watermark siapa yang njepret foto-foto itu. Itung-itung menghargai orang yang njepret itu foto. Bisa dicek juga, kalo di koran ada foto, mesti di bawah foto itu ada keterangan dengan tulisan yang kecil, dari mana sumber foto itu dan siapa fotografernya. Demikian. Semoga bermanfaat. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s