Gowes dan Keberuntungan Akhir Tahun 2013 (1)

YEAAAY…!!! 2013 sebentar lagi akan berakhir hapus semua foto mantan dan gebetan, selamat datang tahun 2014. Sudahkan membuat resolusi? Targetan? Alhamdulillah salah satu resolusi saya 2013 yaitu memiliki sepeda touring Surly Troll dan gowes ke beberapa wilayah di Indonesia sudah tercapai. OK! Kembali ke judul “Gowes dan Keberutungan Akhir Tahun 2013”, pasti banyak yang penasaran dengan judul tersebut, hehe.. *dikeplak*

Gowes bulan Desember bisa dibilang paling special dan WOW..!!! Bermula dari teman sepeda Mbahpolenk Gowes (Surabaya) yang menanyakan rute bersepeda dari Jogja menuju Surabaya via jalur selatan (Pacitan dan Trenggalek) di akhir November. Tahun 2010 saya bersama Kompas Gramedia Cyclist mengikuti Jelajah Sepeda Surabaya – Jakarta (1200 km) melewati rute jalur selatan tersebut. Perencanaan rute dan waktu yang ditempuh saya atur untuk kenyamanan bersama saat touring tersebut. Penentuan tanggal dan tempat menginap Mbahpolenk sudah mengatur.

Sabtu malam (7/12) teman-teman dari Surabaya sampai di Jogja: Mbahpolenk, Pak Miko, Tarzan, Dargombez, Agus Ambon dan Tompel dilanjut makan malam dan langsung menuju penginapan. Minggu pagi (8/12) kita berangkat menuju kota Pacitan (120 km dari Jogja) melewati Wonosari, Pracimantoro, pinggiran Wonogiri dan Pacitan. Etape 1: Jogja – Pacitan bisa dibilang rute yang permulaan dan lumayan berat bagi pemula. Bisa disamakan dengan Jogja – Bukit Buah Mangunan 10X lipatnya kalo saya kuat-kuat aja. Sepanjang perjalanan menuju Pacitan hambatan terberat yaitu sebentar-bentar hujan, panas, angin dari segala arah dan jalannya yang relatif berlobang dan sempit.

Tanjakan Menuju Wonosari
Tanjakan Menuju Wonosari
Tanjakan Masuk Pracimantoro
Tanjakan Masuk Pracimantoro
Salam Gowes!
Salam Gowes!

Hari ke-2 Senin (9/12) memulai perjalanan dari Pacitan menuju Trenggalek. Pacitan sejak malam diguyur hujan hingga pagi, saya berangkat masih menggunakan jas hujan sampai jalur baru lintas selatan Pacitan (JLS). Sepanjang perjalanan menuju JLS ditemani bukit kapur yang dibelah untuk jalur baru ini. Jalanan relatif lebar, rolling dan aspal halus. Untuk etape 2 ini kami perbanyak foto-foto narsis di bukit kapur tersebut, pantai pasir putih juga terlihat disepanjang perjalanan.

Untuk touring kali ini ditargetkan waktu 3 hari sampai Surabaya. Alhamdulillah.. Sepanjang perjalanan kita selalu silaturahmi ke saudara dan teman lama yang ada di kota yang kami singgahi. Keluar perbatasan Pacitan menemui teman Mbahpolenk yang dulu pernah bekerja di HERO Supermarket, kita silaturahmi ke rumahnya dan makan siang. Pacitan sampai Trenggalek masih jauh kata temannya Mbahpolenk, perlu melewati beberapa bukit untuk sampai di kotanya. Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan menuju kota Trenggalek.

Bukit Kapur Pacitan
Bukit Kapur Pacitan
Diantara Bukit di Pacitan
Diantara Bukit di Pacitan
HOLLA..!!!
HOLLA..!!!

OK! Memasuki hari terakhir dan etape ke-3 yaitu Trenggalek – Surabaya via Pare, Kediri. Begitu ada kabar akan melewati Kediri, teman touring Om Widodo Abdul menelpon untuk mampir ke rumahnya. Bersama komunitasnya Lebak Tumpang Cycling Community (LTCC) Om Widodo menjemput kami di perbatasan masuk kota Kediri, kami beristirahat sebentar di warung kopi pinggir jalan. Rencana kembali berubah, kami diajak ke rumah Pak Widodo yang selanjutnya menuju Gunung Kelud. Yeaaay…!!!

Kami bersama-sama bersepeda ke rumah Om Widodo yang letaknya di kota Kediri, sesampai di rumah Om Widodo sepeda kami diloading masuk pick up menuju Gunung Kelud. Saya menikmati kenyamanan di dalam mobil menuju Gunung Kelud, tanjakannya sangat tajam dengan elevasi 1200 Mdpl – suatu saat saya ingin mencoba bersepeda dari bawah sampai puncak Gunung Kelud. Karena penasaran ingin bersepeda, dari pos terakhir Gunung Kelud sampai pos tiket awal saya gowes mencoba turunan dan beberapa menemui tanjakan yang tajam. Cuaca saat itu memang sedang gerimis, jalan sempit dan licin.

Kami ber-6 melanjutkan perjalanan menuju Surabaya dari perbatasan Kediri – Mojokerto. Karena sudah lelah, malam dan hujan kami sangat berhati-hati saat melewati jalur by pass Kriyan – Mojokerto yang banyak bus malamnya. Kami sepakat untuk menyimpulkan perjalanan ini sukses dan menyenangkan. Silaturahmi dan sodaqoh di tiap tempat yang kami singgahi, salah satu keberuntungan perjalanan ini. Alhamdulillah.. Kami semua sehat sampai rumah dan tidak ada trouble selama perjalanan. 😀

Tanjakan di Gunung Kelud
Tanjakan di Gunung Kelud
Perjalanan menuju Kediri
Perjalanan menuju Kediri
Bersama Mbahpolenk di Gunung Kelud
Bersama Mbahpolenk di Gunung Kelud
Selamat Datang di Gunung Kelud
Selamat Datang di Gunung Kelud
Sisi lain Gunung Kelud
Sisi lain Gunung Kelud
Salam Gowes dari Gunung Kulud
Salam Gowes dari Gunung Kulud

 

 

Advertisements

10 thoughts on “Gowes dan Keberuntungan Akhir Tahun 2013 (1)

  1. Salam kenal kang
    Pgn nyoba jg ini..ada yg mau barengan?hehehe..
    Nanya dikit kang..waktu tempuh dr Jogja-PAcitan dan Pacitan-trenggalek brp lama ya?
    matur suwuuun..

    1. Jogja – Pacitan kalo gak salah inget 120 km, karena jalurnya naik turun estimasi berangkat pagi dari Jogja sampai Pacitan malam jam18/19. Kalau Pacitan – Trenggalek, tanjakannya lebih tinggi lagi. Kalau santai jam16/17 sampai Trenggalek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s