Gowes ke Tlogo Putri bersama Waskita Cycling Club

Foto Bersama Waskita Cycling Club (WSKT)

Foto Bersama Waskita Cycling Club (WSKT) di Tlogo Putri, Kaliurang

Gowes ke Kaliurang berarti harus mengunjungi Warung Idjo Pakem, Warung Mbak Gin – Patung Udang dan Tlogo Putri. Itu beberapa tempat goweser Jogja berkumpul sebelum dan sesudah dari Tlogo Putri, Kaliurang. Sabtu kemarin (19/4) saya diajak Pak Eko Eshape bersepeda ke Kaliurang. Sebelumnya ajakan Pak Eko gowes ke Candi Borobudur, kebetulan saya belum ada ajakan gowes weekend dari teman-teman goweser lain maklum seleb gowes.

Untuk gowes kali ini saya masih belum tau siapa peserta gowes Kaliurang sekarang. Saya dipesankan Pak Eko, kalau mau ikut bisa berkumpul Sabtu pagi 05:30 di Hotel Novotel, Jogja. 05:30  berkumpul di Novotel ternyata peserta gowes kali ini pesepeda balap (roadbike) dari Waskita Cycling Club Jakarta (WSKT). Saya berkenalan dan menemui beberapa orang dari komunitas WSKT yang saya kenal Masudi Jauhari, Fanny Gunawan.

Dari Hotel Novotel menjemput goweser WSKT lain yang menginap di Jogjakarta Plaza Hotel. Gowes ke Tlogo Putri, Kaliurang kali ini sengaja tidak melewati jalur utama Jln. Kaliurang atau Jln. Palagan Tentara Pelajar, karena ingin menikmati suasana pedesaan yang sepi. Seperti biasa saya ditunjuk menjadi road captain dan penunjuk jalan ke Tlogo Putri melewati pedesaan. Saya arahkan mereka melewati Stadion Maguwaharjo, Sleman yang rutenya lumayan flat dan sepi.

Dari Jogjakarta Plaza Hotel – Jln. Affandi menuju Stadion Maguwoharjo saya arahkan melewati selokan mataram, Jln. Seturan dan ring road utara. Kali ini saya memakai MTB Surly Troll, kelupaan saya membawa pasukan roadbike yang menggunakan ban tipis, saya lewatkan beberapa jalan rusak dan menanjak menuju Stadion Maguwoharjo, hehe..

Pukul 07:00 rombongan WSKT sampai Stadion Maguwoharjo. Kami beristirahat makan lemper dan martabak dan tentunya berfoto-foto di depan Stadion Maguwoharjo. 10 menit beristirahat kami melanjutkan perjalanan. Permintaan awal dari rombongan ingin melewati sawah-sawah, saya lewatkan Jln. Maguwoharjo ke utara sampai daerah Besi – Jangkang. Bagi saya tidak terlalu berat menuju Pakem/Kaliurang melewati Jln. Maguwoharjo ini, tapi sangat membosankan jalannya lurus tidak ada belokan sampai Besi – Jangkang.

30 menit perjalanan dari Stadion Maguwoharjo sampai daerah Besi – Jangkang sangat melelahkan, apalagi memakai roadbike yang geometri badannya harus merunduk saat gowes. Kebetulan ada pom bensin di perempatan Besi, kami beristirahat, minum-minum dan kencing di pom bensin tersebut. Dari pom bensin tersebut bisa memilih jalur, kalau belok kiri menuju Pakem via Jln. Kaliurang atau kanan melewati pedesaan. Ternyata ada peserta yang tidak berhenti di pom bensin tersebut dan tetap melanjutkan gowes ambil jalur kiri ke Jln. Kaliurang. Otomatis saya mengarahkan semua rombongan melewati Jln. Kaliurang, tepatnya sebelum kampus UII Jogja.

Cuaca saat itu lumayan panas dan menyengat. Pukul 08:10 kami sampai Warung Idjo, Pakem untuk makan kecil dan minum teh hangat. Naah.. Di Warung Idjo, Pakem ini ada makanan yang juga bisa disebut minuman *halah* namanya Kopyor Kelapa Muda, isinya santan + parutan kelapa muda + roti tawar yang dihidangkan hangat. Saya merekemondasikan kopyor tersebut ke teman-teman goweser WSKT, alhasil mereka suka! 😀

Istirahat 15 menit sudah cukup untuk melemaskan otot kaki dan paha. Perjuangan menaklukkan tanjakan Kaliurang dimulai, kurang lebih 10 kilometer dari Pakem sampai gapura tiket Kaliurang jalan terus menanjak. Dari beberapa titik tanjakan yang saya amati perlu ekstra tenaga yaitu tikungan Ds. Banteng, 5 kilometer sampai gapura tiket Kaliurang dan 3 kilometer terahir sampai patung udang Kaliurang. Kalau yang baru pertama kali melewati Kaliurang pasti akan berat dan menguras tenaga. 🙂

Kurang lebih 45 menit saya gowes dari Warung Idjo sampai Patung Udang, Kaliurang menggunakan MTB dengan ban cukup besar. Saat menanjak Kaliurang kali ini bersama Om Fanny Gunawan yang mantan atlit roadbike nasional, dia memakai MTB klasik ban kecil. Diawal saya selalu membuntuti dia, setelah Ds. Banteng sampai gapura Kaliurang tidak terlihat. Saya sampai gapura kaliurang menunggu rombongan WSKT lain. Saya mendapat informasi dari sopir mobil pick-up evakuasi banyak yang kecapean. Mereka beristirahat dan tidak mau dievakuasi.

Saya melanjutkan gowes dari gapura tiket Kaliurang sampai warung makan Mbak Gin – Patung Udang, Kaliurang. Dari rombongan WSKT yang sudah mencapai finish ada Om Fanny Gunawan. Mungkin karena sepi, Om Fanny turun kembali memberikan semangat kepada teman WSKT lain dan nanjak bersama sampai patung udang. Akhirnya ada beberapa yang tidak kuat dan terpaksa dievakuasi dan sepedanya ditaruh di mobil pick-up evakuasi. Untuk efesiensi waktu, beberapa peserta yang kuat melanjutkan sampai Tlogo Putri untuk makan siang dan istirahat disana.

Foto Bersama WSKT dan S3 Gama di Stadion Maguwoharjo

Foto Bersama WSKT dan S3 Gama di Stadion Maguwoharjo, Sleman

Gowes Santai dari Stadion Maguwoharjo

Gowes Santai dari Stadion Maguwoharjo

Pak Eko Eshape dan Kang Tri di Warung Idjo, Pakem

Pak Eko Eshape dan Kang Tri di Warung Idjo, Pakem

Saya dan Masudi Jauhari di Warung Idjo, Pakem

Saya dan Masudi Jauhari di Warung Idjo, Pakem

Beberapa Teman dari WSKT Cycling Club

Beberapa Teman dari WSKT Cycling Club

Saya dan Mon Mon Cihuy (Goweser Bandung) menuju Tlogo Putri, Kaliurang

Saya dan Mon Mon Cihuy (Goweser Bandung) menuju Tlogo Putri, Kaliurang

Berfoto bersama di parkiran Tlogo Putri, Kaliurang

Berfoto bersama di parkiran Tlogo Putri, Kaliurang

Advertisements

7 thoughts on “Gowes ke Tlogo Putri bersama Waskita Cycling Club

  1. Pingback: Gowes Kaliurang | Es Ha Pe Blogger Jogja

  2. Anans Boga Tg

    Assalaamualaikum wr. wb.,

    Kami mahasiswa MPKD-UGM, Program Linkage Bappenas, sedang melakukan survey dalam rangka untuk menyelesaikan thesis. Tujuan utama dari tesis ini adalah untuk mengembangkan Indek bersepeda yang berwawasan Lingkungan (Bicycle Environmental Quality Index – BEQI) studi kasus di Kota Yogyakarta.

    Mohon bantuan mengisi dan share survey online di http://goo.gl/JNM2BO

    Hasil dari responden yang masuk dapat dipantau melalui http://goo.gl/bX5eIU

    Sebelum & sesudahnya kami ucapkan terima kasih atas bantuannya.

    Hormat kami,
    Anans Boga Tirta Gutama

    Like

    Reply
  3. Nana Podungge

    gowes nanjak Tlogoputri ya?
    aku juga pernah gowes nanjak ke Tlogoputri, dari rumah teman di Jalan Kaliurang km 6, Juli 2011, waktu masih newbie, naik seli pula 🙂 nanjak butuh waktu 2,5 jam, turunnya cuma 30 menit, hahahahaha

    tapi tanjakan ke Tlogoputri ga ada apa-apanya ya dibanding nanjak Candi Cetho Karanganyar 🙂

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s