Pengalaman Kirim Handphone Lewat JNE Sangat Mudah dan Tidak Ribet

Selamat pagi.. Selamat hari selasa! Kemarin Sabtu (23/4) saya mengirimkan handphone (iPhone 4S – 16GB) lewat JNE, handphone tersebut saya jual ke teman saya Shalahuddin Al Ayyubi karena saya ingin memakai 1 handphone dan 1 nomor saja. Agak ribet membawa 2 handphone keman-mana, hehe..

Jum’at malam (22/4) Ayyub mengirimkan pesan di messenger Facebook ingin membeli iPhone 4S-nya, kebetulan diupload di OLX lalu saya bagikan di timeline Facebook pribadi. Saya tulis di deskripsi kondisi bekas, normal dan lengkap sesuai awal pakai. iPhone 4S saya pakai dari 17 Februari 2012, sudah 4 tahun dan masih dapat pembaruan software dari Apple.

Malam itu saya konfirmasikan ke Ayyub mengenai kondisi handphone dan besok pagi kirimnya via JNE. Dekat rumah ada JNE langganan yang buka jam8 pagi. 8:30 saya menuju JNE untuk menanyakan proses kirim handphone lewat JNE. Kenapa memilih JNE? Karena aman dan bisa dilacak keberadaan barang. Alternatif lain lewat Pos Indonesia, tapi kirimannya lama.

image: bagus gowes
image: bagus gowes

Buat teman-teman yang ingin mengirimkan handphone lewat JNE usahakan tidak dibungkus atau packing dari rumah, karena petugas JNE pasti akan membongkar dan mengecek kondisi handphone yang akan dikirim. Diawal petugas JNE menanyakan kondisi handphonenya mati atau hidup? Masih garansi atau tidak? Usahakan jangan menutup-nutupi kondisi handphone.

JNE membagi 3 paketan untuk pengiriman: OKE, REG dan YES (Yakin Esok Sampai), saya memilih OKE karena murah dan lokasinya dekat yaitu Kebumen, kemungkinan 3-4 hari sampai lokasi. Khusus pengiriman handphone, karena barangnya tidak sampai 1 kg tarif kirim handphone 2x dari tarif normal 1 kg. Misalnya Jogja – Kebumen: Rp 23.000, karena kirim handphone jadi 2 x 23.000 = 46.000. Harga segitu belum asuransi dan administrasi.

Mengapa dikalikan 2 dari harga tarif pengiriman normal? Kata petugas JNE untuk biaya packing kayu yang akan diurus oleh JNE. Saya tanya kalau tidak memakai packing kayu? Tidak bisa dikirim, karena aturan JNE mewajibkan packing kayu untuk handphone. Mungkin barang pecah belah lain pasti diwajibkan packing kayu juga. Saya sepakat dengan total pembayaran: Rp 54.000,-

Setelah pengecekan handphone petugas JNE membuatkan “Form Bukti Pemeriksaan Isi Kiriman JNE Cabang Yogyakarta” yang isinya: jenis kiriman, harga handphone, merk/typeserial number, warna, kondisi dan accessories. Itu semua petugas JNE yang mengecek dan menuliskan di form tersebut. Setelah pengecekan semua, petugas JNE menawarkan untuk mematikan handphone dan resi JNE keluar pegangan kita. Alhamdulillah tidak begitu mahal dan tidak ribet pengiriman handphone lewat JNE.

image: bagus gowes
image: bagus gowes
Iklan

18 tanggapan untuk “Pengalaman Kirim Handphone Lewat JNE Sangat Mudah dan Tidak Ribet

  1. Gan ini jne nya jne sorogenen jogja kah?? Kok beda beda ya gan soalnya kmrn sy liat web review orang ngirim hp via jne jg dia abis 150rb masa 😵

  2. Iya gan saya juga senang bangt dengan pelayanan jne yang sangat ramah walaupun waktunya terkadang molor namun saya tetap senang dengan pelayanan jne seperti di video ini yang menggambarkan pengiriman jne yang sangat rapih dan tidak lecet sama sekali

  3. Mau tnya, pas di jne nya baterai hp nya disuruh dicabut ngga ? Soalnya saya mau kirim hp yg baterainya unremovable di jasa pengiriman lain tapi mereka tolak dgn alasan akan mengganggu sistem navigasi pesawat dan disarankan kirim lewat jalur kapal. Kalau di jne bisa ?

    1. Kalau handphonenya bisa dicabut batrenya ya dicabut. Kebetulan iPhone 4S batrenya gak bisa dicabut, jadi cuma dites apakah dalam keadaan hidup/mati. Emang kirim dari kota mana?

  4. Nanya dong gan. Kalau kirim HP batangan doang mereka mau nggak kasih dus & bubble wrap sebelum dipacking kayu?

  5. Lebih baik ganti ekspedisi mas,Jne sering ngawur kalo nimbun barang sering dilempar- lempar .sering saya beli sperpart hape dari luar kota,taunya setelah barang tiba.kerdusnya penyok.dulu juga pernah dibuat kecewa waktu beli hape di Lazada malah hilang,alasannya mobil box pengantar ekspedisi disatroni maling. ribet di suruh bolak balik kantor cabang Jne utk ngurus surat klaim,udah gitu kepala operasionale ya cuma bisa maaaf maaf saja sampek panjang bau nafasnya .saya udah berpaling gk pake Jne( itupun kalo gk kepepet utk wilayah tertentu yg tidak dijangkau ekspedisi lain) . Udah gak profesional lagi kaya pas dulu awal awalnya buka. Pake gosend/jnt aja lebih respect

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s