Review Film Doctor Strange

Doctor Strange merupakan film bergenre aksi fantasi yang didistribusikan oleh Walt Disney Studio Motion Pictures. Film ini diadaptasi dari komik superhero Marvel berjudul Doctor Stephen Vincent Strange atau Doctor Strange karya dari Steve Ditko pada tahun 1963.

Rabu (26/10) semua bioskop di Indonesia memutar premier Doctor Strange, melihat rilis di Facebook resminya 11 November 2016. Berbahagialah orang Indonesia yang sudah bisa menonton Doctor Strange duluan, hehe.. Saya menonton Doctor Strange ini di CGV Blitz Jwalk Mall Sleman, terlihat dari fisik gedungnya dalam proses pembangunan.

doctor strange review

Film Doctor Strange bercerita tentang Stephen Strange yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch, seorang dokter ahli bedah terkemuka di New York. Dia lebih suka dipanggil Dr. Stephen atau Dr. Strange, tidak suka dipanggil pak atau guru. Dr. Strange merupakan sosok yang cerdas, pintar, optimis namun arogan. Terlihat pada awal film ini, aksinya mengambil sebuah peluru yang menancap di kepala hanya memakai pipet besi.

Dr. Strange menjalin hubungan percintaan satu profesi dengan Dr. Christine Palmer yang diperankan oleh Rachel McAdams. Dr. Christine yang tenang bisa menjadi meredam karakter Dr. Strange yang arogan dan keras kepala. Di film ini Dr. Strange sedang di puncak karirnya yang kaya dan memiliki mobil sport yang keren. Sebuah kejadian merubah segalanya. Sepulang bekerja dari rumah sakit, Dr. Strange mengendarai mobil sportnya sambil menelpon asisten rumah sakit, tidak fokus mengendarai dan akhirnya kecelakaan masuk jurang.

Dari kecelakaan tersebut, Dr. Strange bisa diselamatkan tetapi dengan cacat fisik seluruh tubuhnya. Perlahan demi perlahan semua lukanya pulih dan kembali normal, tetapi organ tubuh jari tidak bisa difungsikan. Dr. Strange mencoba segala pengobatan dari barat seperti operasi jari yang diperkuat dengan baja, masih tetap tidak bisa sempurna digerakan. Dia mengingat salah satu pasien yang pernah ditolaknya dulu saat operasi, sama dengan kejadiannya saat ini.

Dr. Strange menemui pasien itu dan menanyakan bagaimana cara agar dia kembali sehat kembali. Pria tersebut menyarakan Dr. Strange untuk pergi ke Kamar-Taj di kaki gunung Himalaya, India. Akhirnya Dr. Strange percaya melakukan perjalanan penyembuhan ke Kamar-Taj dengan uang yang tersisa membeli tiket pesawat kesana. Sampai di India Dr. Strange diikuti seorang pria hitam berjubah Karl Mordo yang mengarahkan menuju Kamar-Taj.

doctor strange review

Kamar-Taj adalah tempat latihan/kuil ilmu sihir dan bisa menembus ruang waktu. Awal masuk ke wilayah Kamar-Taj, Dr. Strange ditolak oleh guru yang paling dituakan yaitu Ancient One yang diperankan oleh Tilda Swinton. Dr. Strange yang keras kepala dan memiliki ego yang tinggi. Atas kebaikan Karl Mordo, Dr. Strange diperboleh masuk mengikuti latihannya dengan catatan tidak menanyakan perbandingan dengan kehidupan nyata.

Dr. Strange yang pribadinya memang cerdas dan pintar, mempelajari semua buku yang diberikan Ancient One sangat cepat. Dia bertambah penasaran setelah berkunjung ke perpustakaan di Kamar-Taj, membaca segala kitab yang berhubungan dengan waktu, kehidupan dan unsur manusia. Dia melihat ada bagian kitab yang dirobek, mempelajarinya bahwa bagian yang dirobek adalah bab kehidupan yang abadi. Seharusnya Dr. Strange tidak boleh membaca kitab tersebut. Ancient One menceritakan yang terjadi di Kamar-Taj.

Sebelum Dr. Strange tinggal di Kamar-Taj ada murid yang bernama Kaecilius diperankan oleh Mads Mikkelsen yang menginginkan kehidupan abadi dan waktu dihentikan. Kaecilius merobek kitab itu dan membangkitkan dewa kematian. Puncak film ini perkelahian antara tim Kaecillius dengan Ancient One yang berlokasi di London, New York dan Hongkong. Dengan segala ilmu sihirnya membalikkan kota, menjadikan kaca dan menuju kota lainnya dengan lingkaran api.

doctor strange review

Saya suka dengan karakter Dr. Strange yang kocak setiap obrolannya, dia selalu mengaitkan pembicaraannya dengan pemusik. Saat berkelahi dengan Kaecillius, banyak sekali adegan komedi memakai jubah merahnya. Secara umum, aksi, animasi dan fantasinya Marvel mengemas cukup bagus. Buat yang hobi menonton film manusia super, silahkan menontonnya untuk hiburan di akhir bulan Oktober.

Advertisements

2 thoughts on “Review Film Doctor Strange

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s