Mandiri Jakarta Marathon 2016

Mandiri Jakarta Marathon 2016, tepatnya Minggu (23/10) sudah 1 minggu yang lalu. Tapi eforianya masih kebawa sampai sekarang. Pertama kalinya saya berlari dan mengikuti event race di Jakarta yaitu Mandiri Jakarta Marathon 2016. Akhirnya di tahun 2016 bisa mengikuti 2 acara lari yaitu Maybank Bali Marathon 2016 dan Mandiri Jakarta Marathon 2016. Untuk yang di Bali saya mengambil kategori full marathon dan di Jakarta half marathon.

Niatan awal ikutan Mandiri Jakarta Marathon 2016, penasaran dengan rute yang dilewati di Jakarta. Kapan lagi lari di Jakarta dengan jalur steril tanpa kendaraan lewat, tapi faktanya masih ada motor, mobil dan bus yang nylonong saat acara berlangsung. Sabtu (22/10) pagi saya sampai Jakarta dan menumpang mandi di kosan teman sepeda Jogja: Haris Rizaka. Sudah lama gak bertemu Haris, sejak bekerja di Jakarta. Terima kasih yah Ris!

Rencana sabtu siang saya mengambil racepack Mandiri Jakarta Marathon 2016 bersama teman Jogja yang berangkat beda kereta: Sujarwadi. Mas Jarwadi sudah datang dan mengambil racepack duluan di Mall Kuningan City Jakarta. Dari kosan saya bersama Haris naik Grab Car yang hari itu sedang promo, hehe.. Saya bertemu dengan Mas Jarwadi di pintu masuk pengambilan racepack. Tidak begitu lama pengambilan racepack 10 menit selesai dan lanjut ke stand pameran sponsor.

Salah satu sponsor kesehatan Mandiri Jakarta Marathon 2016 ada Dompet Dhuafa yang membuka stand sumbangkan sepatu olahragamu yang masih layak pakai. Saya dari Jogja sudah berniat membawa sepatu lama: Nike Zoom Structure 17 – sepatu lari pertama yang sudah 800 kilometer. Saya sumbangkan dengan Dompet Dhuafa, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

mandiri jakarta marathon 2016

Setelah pengambilan racepack saya dan Mas Jarwadi jalan-jalan keliling Mall Kuningan City tentunya melihat toko olahraga. Barang yang dijual sama dengan mall yang ada di Jogja, tapi ukuran lebih besar sedikit di Jakarta. Setelah selesai jalan-jalan, kami putuskan untuk check-in hotel di sekitaran Harmoni dekat dengan lokasi start/finish Mandiri Jakarta Marathon yaitu Monumen Nasional. Agar lebih cepat untuk datang ke lokasi start besok paginya.

Sampai di hotel kami beristirahat dan malas untuk keluar, tapi perut masih lapar dan promo Grab Car masih ada. Kami putuskan untuk jalan-jalan ke Mall Grand Indonesia, mallnya sangat besar dan kelasnya menengah ke atas. Sampai malam kami berjalan-jalan keliling Mall Grand Indonesia, pulang ke hotel sekitaran pukul 21:00. Karena besok paginya kami akan mulai berlari pukul 05:00 WIB, langsung tidur saja.

Minggu (23/10) waktunya berlari di Mandiri Jakarta Marathon, kami bangun pukul 04:00 WIB mempersiapkan semua perlengkapan lari. Dari hotel ke Monumen Nasional cukup dekat hanya 800 meter, tapi kami manfaatkan Grab Car agar cepat menuju start. Cuaca pagi itu mendung dan dipastikan hujan mengguyur Jakarta. Kami langsung berkumpul dengan peserta lari yang lain dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Saya dan Mas Jarwadi mengambil kategori 21 kilometer atau half marathon. Startnya selisih 15 menit dari kategori full marathon yang mulai start pukul 05:00 WIB. Banyak teman yang ikutan Mandiri Jakarta Marathon, tetapi tidak bisa berjumpa semua. Karena banyaknya peserta hampir 16.000 orang berkumpul di Monumen Nasional. Saya masuk ke rombongan yang terdekat dari garis start, tepat pukul 05:15, kategori half marathon dilepas oleh panitia.

mandiri jakarta marathon 2016

Saya bukan pelari cepat, hanya penghobi yang menikmati rute dan keseruan lari. Dari kilometer satu sampai kilometer 5 saya stabil berlari dengan pace 6, karena heart rate monitor di Garmin Fenix 3 masih membaca pemanasan. Mulai KM 5, hujan deras mengguyur peserta Mandiri Jakarta Marathon 2016 kurang lebih 30 menit. Teman saya Mas Jarwadi sudah ngacir di depan dengan pace 4, terbukti dia nomor 24 untuk kategori half marathon.

Rute yang dilewati sepanjang Mandiri Half Marathon 2016 sangat asyik melewati kota lama Jakarta dan jalan kecil rumah penduduk di pinggiran Jakarta. Karena hujan tidak begitu panas dari start sampai finish, tapi kaos kaki dan sepatu basah semua membuat langkah semakin berat dan ingin sekali kencing. Saya mencari toilet portabel yang disediakan panitia, tapi tidak menemukan. Untuk kedepannya panitia harus memikirkan itu.

Jakarta berbeda dengan Bali, kalau di Bali di sepanjang perjalanan warga menyambut semua pelari dengan tarian dan musik tradisional Bali. Jakarta warganya menonton dan beberapa orang yang menutupi jalan, karena bersamaan dengan car free day di wilayah Sudirman – Thamrin. Saya menyayangkan sampai kilometer 10 – 13, semua peserta kategori 5, 10 dan 21 kilometer berkumpul di jalur yang sama. Saya ingin berlari kencang, tapi terhalang dengan peserta lain yang sedang ngobrol dan jalan kaki.

Di kilometer 13, ada jalur pemisah antara 10 kilometer dan 21 kilometer. Di wilayah itu, kendaraan bermotor ada yang tidak sabaran ingin menerobos jalur pelari. Saya mendapat info, kalau sosialisasi jalur Mandiri Jakarta Marathon 2016 sudah diinfokan seluruh warga Jakarta, tapi ada yang belum mengetahui. Saya sabar melewati jalur tersebut dengan berjejalan dengan motor yang tidak sabaran.

Terakhir di kilometer 19-21 yang melewati jalur car free day ada sebagian orang yang tidak paham bahwa sedang ada acara Mandiri Jakarta Marathon 2016. Masih ada pesepeda yang masuk ke jalur lari dan sengaja mengayuhnya pelan-pelan. Untuk keseluruhan, kesiapan panitia Mandiri Jakarta Marathon 2016 cukup bagus. Di setiap 2,5 kilometer ada water station yang disiapkan, ada juga panitia yang menjaga water station tidak siap siaga mengisi airnya.

mandiri jakarta marathon 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s