DGD, Brand Premium Lokalitas Indonesia

Saat kita membicarakan lokalitas, kerap kali yang terbesit adalah muatan kedaerahan. Tidak salah untuk mengaitkan hal ini. Lokalitas atau locality sebagai konsep umum berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi wilayah lain. Dalam konteks budaya, lokalitas bergerak dinamis dan lentur, meski kerap lokalitas budaya diandaikan tidak dapat dilepaskan dari komunitas kultural yang mendiaminya, termasuk di dalamnya persoalan etnisitas.

Glocalization atau lebih sering disebut dengan Glocal biasa diartikan sebagai Think Global, Act Local. Dalam melakukan aksi lokal, banyak hal yang bisa menjadi motor penggeraknya. Kreativitas, sensitivitas terhadap teknologi, multitude perspektiv adalah modal-modal yang diperlukan untuk memacu glocal.

Indonesia sangatlah kaya baik alam, budaya dan peninggalan. Hidup di Indonesia berarti memiliki segala sumber yang bisa menjadi inspirasi. Saat PT. Aseli Dagadu Djokdja berbicara mengenai lokalitas, maka yang kemudian tercipta adalah DGD, suatu brand premium yang dengan bangga menceritakan tentang lokalitas Indonesia.

image: bagus gowes

image: bagus gowes

Jum’at (23/12) di Smart Lounge Lippo Plaza Jogja DGD diluncurkan, mengusung tagline Nature, Culture dan Nurture, DGD ingin menceritakan lokalitas Indonesia sebagai suatu harta (treasure) yang selalu membuat penasaran untuk digali dan dikaji. Tema alam, budaya, bagaimana menyemaikannya kepada generasi muda urban menjadi fokus DGD. Tiga konsep inilah yang kemudian menjadi kekayaan brand fashion yang menyasar segmentasi anak muda urban.

Pada saat soft launching DGD diadakan sharing enlighten your mind bersama Kadek Arini Gayatri yang biasa dikenal Kadek Arini – Travel Blogger Indonesia dan Paksi Raras – Mantradisi. Kedua pembicara tersebut menceritakan tentang budaya Indonesia sangat bagus dan indah untuk dieksplore. Kadek Arini menceritakan tentang keindahan pantai di wilayah timur Indonesia yang masih alami. Persoalannya infrastruktur menuju sampai sana, masih banyak pekerjaan untuk pariwisata Indonesia.

DGD Indonesia

Noor Arief sebagai pendiri PT. Aseli Dagadu Djokdja menjelaskan brand DGD mencoba menerjemahkan dan menginterprestasi ulang ikon, simbol dan nilai lokal dalam bahasa visual kekinian. Sebuah olah visual yang berpijak pada tradisi yang diolah secara progressive. Sebutlah saat mengangkat desain fauna Indonesia, DGD mengangkat badak, orang utan dam komodo. DGD menyajikannya sebagai suatu desain yang realis dan mengembangkannya dalam seni origami. Maka jadilah binatang-binatang endemik ini dalam desain teknik melipat kertas Jepang yang mengesankan desain simple, modern.

image: bagus gowes

image: bagus gowes

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s