Test Rute J150K 2017

Minggu (8/1) saya bersama panitia dan marshal SESAT J150K 2017 mencoba rute SESAT J150K 2017. SESAT J150K 2017 adalah event sepeda lipat terbuka untuk umum dengan jarak tempuh 150 kilometer dan dibatasi ukuran roda 16 inch sampai 22 inch.

Kurang lebih 30 orang berkumpul di tempat start acara SESAT J150K 2017 yaitu LPP Garden Hotel Yogyakarta. Tepat pukul 06:00 WIB kami semua berangkat menelusuri rute J150K. Karena test rute ini diikuti teman-teman lain, ada yang menggunakan sepeda MTB.

Dari LPP Garden Hotel Yogyakarta menuju Jalan Solo – Jalan Babarsari terus ke utara sampai ketemu UPN Yogyakarta. Jalan yang dilewati masih relatif datar, karena jalur utama Jogja. Dari UPN Yogyakarta kami belok ke arah timur melewati ringroad timur sampai ketemu arah Maguwoharjo.

image: spica
image: spica

Tanjakan awal bertemu di wilayah Tajem, Maguwoharjo. Saat test rute kemarin cuaca cukup nyaman di pagi hari, ketika bertemu tanjakan dari Tajem sampai Pakem masih cukup nyaman. Pemandangan sepanjang perjalanan masih hijau dengan sawah dan rumah-rumah khas pedesaan.

50 kilometer pertama untuk rute J150K 2017 sangat nyaman, walaupun sedikit menanjak. Dari wilayah Tajem, Maguwoharjo belok ke barat masuk wilayah Jl. Kaliurang lalu terus ke utara sampai ketemu kampus UII Yogyakarta. Di jalanan tersebut sering dilewati pesepeda menuju Warung Ijo Pakem atau Kaliurang.

Sampai kampus UII Yogyakarta terus ke utara bertemu perempatan kecil belok ke barat yang tembusnya ke Jalan Palagan Tentara Pelajar. Dari Jl. Palagan Tentara Pelajar ikuti jalan terus sampai masuk wilayah Kabupaten Sleman – Terminal Jombor, check point 1 di Kecamatan Minggir kilometer 44. Kami berisitirahat 10 menit menikmati jajanan arem-arem dan nagasari.

image: spica
image: spica

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan ke wilayah Yogyakarta bagian selatan menyusuri pantai-pantai di Bantul ada Pantai Baru. Cuaca sangat panas dan angin kencang. Kami sempatkan untuk istirahat di check point 2, patung Pantai Baru yaitu Harimau dan Ikan Hiu. Saya tidak tahu kenapa harimau menjadi logo di Pantai Baru tersebut, apakah jaman dahulu daerah ini hutan dan menjadi sarang harimau.

Pantai Baru masuk di kilometer 87, cukup 5 menit kami istirahat lalu dilanjutkan makan siang di bebek goreng hanya berjarak 6 kilometer. Tepat pukul 11:30 sampai 12:30 kami makan dan sholat dhuhur di warung bebek goreng. Perjalanan terakhir menuju check point terakhir di Museum Sejarah Purbakala Pleret Bantul, dari Pantai Baru kami mengambil jalan pintas melewati Sanden – Imogiri. Sepanjang perjalanan melewati sawah kering yang cukup kencang anginnya.

Pemberhentian terakhir dari Museum Sejarah Purbakala Pleret kami lanjutkan sampai titik finish di LPP Garden Hotel Yogyakarta, tiba-tiba diperjalanan sampai daerah Piyungan hujan besar tapi kami terus melanjutkan perjalanan karena sudah sore sekitar pukul 15:00. Dari Piyungan terus ke utara sampai Blok O Yogyakarta. Tidak langsung belok ke arah Janti, rutenya diputar ke arah Gembira Loka Zoo lalu belok arah pabrik susu SGM Jogja dan kampus UIN Yogyakarta dilanjutkan LPP Garden Hotel Yogyakarta.

image: spica
image: spica

 

image: spica
image: spica

 

image: spica
image: spica
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s