Gowes ke Plunyon Kali Kuning Yogyakarta

Agenda gowes Minggu (22/1) awalnya bike camping ke Plunyon Kali Kuning Yogyakarta ajakan teman gowes Supriyadi Plat AB  tapi karena cuaca saya hanya bersepeda tidak mengikuti camping hingga sore hari. Minggu pagi saya datang terlambat untuk kumpul di parkiran Monumen Jogja Kembali, seharusnya jam 06:00 WIB tapi saya datang 06:30 WIB. Ditengah perjalanan menuju Monumen Jogja Kembali saya dihubungi Eskawan Azis, dia mengalami kecelakaan serempetan dengan motor.

Langsung saya gowes sedikit cepat untuk menuju lokasi kecelakaan Azis, katanya dekat dengan perempatan Monumen Jogja Kembali. 10 menit bertemu dengan Azis menceritakan kejadiannya, siku kanan tangannya lecet jatuh kena aspal. Luka dicuci dengan air sambil membetulkan handle bar yang mirip dan bar end yang patah. Kami lanjutkan bersepeda menuju parkiran Monumen Jogja Kembali, mungkin Azis tidak fokus saat bersepeda.

Biasanya rombongan gowes agak telat-telatan untuk berangkat, saya dan Azis menunggu di Parkiran Monumen Jogja Kembali sampai pukul 07:00 WIB tidak ada goweser yang lewat untuk berkumpul di parkiran. Akhirnya kami putuskan untuk menuju Plunyon Kali Kuning pelan-pelan melewati jalan desa sampai Warung Ijo Pakem. Sepanjang jalan kami bercerita macam-macam dan sepakat untuk berhenti di Warung Ijo Pakem untuk sarapan.

Rute yang kami lewati menuju Warung Ijo Pakem campuran antara aspal dan tanah sawah, kebetulan sepeda yang kami pakai support untuk jalan offroad. Dari Monumen Jogja Kembali – Desa Rejodani Sleman – Warung Ijo Pakem, cukup seru rutenya hampir 80% melewati desa dengan sawah yang hijau. Bertemu warga yang sedang kerja bakti di desanya, kami turun dari sepeda untuk menghormati dan menyapa untuk numpang lewat, hehe..

Pukul 08:30 WIB kami sampai di Warung Ijo Pakem, karena hari Minggu masih banyak pesepeda yang berkumpul di sekitaran warung. Saya bertemu teman-teman sepeda dari lintas komunitas seperti MTB Federal Jogja, Keong Gowes Roadbike, Jogja Gowes, dll. Saya langsung masuk Warung Ijo untuk mengambil nasi dengan menu khasnya Brongkos dan telur balado. Cukup ekonomis, Nasi Brongkos + Telur Balado + Bakwan = Rp 8.000,-

30 menit menyantap makanan tersebut. Saya dan Azis bersiap-siap menuju Plunyon Kali Kuning, kebetulan ada teman lain RD Syarani dan Andi Mardianto tapi tidak ingin ikut kesana. Sebelumnya saya sudah pernah ke Plunyon Kali Kuning bersama komunitas sepeda Ente Jogja, tapi lupa-lupa ingat. Kami pelan-pelan menuju arah Kaliurang, melewati perkampungan yang masih sepi. Jika melewati jalan utama banyak kendaraan bermotor.

Plunyon Kali Kuning sebelum erupsi Gunung Merapi 2010 adalah camping ground yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sleman. Setelah erupsi tersebut tempat ini tidak dijadikan apa-apa, masih ada spot yang bisa dijadikan tempat camping dan aliran sungai masih ada sampai sekarang. Setiap orang datang ke Plunyon Kali Kuning untuk menikmati suasana alam disana. Tenang, sepi dan udara yang bersih bisa dinikmati di Plunyon Kali Kuning.

Jalan paling mudah dari Kota Jogja menuju Plunyon Kali Kuning yaitu melewati Jalan Kaliurang terus ke utara sampai ketemu Pasar Pakem. Kalau sudah bertemu Pasar Pakem sebentar lagi ketemu belokan ke timur arah Cangkringan. Tanda paling mudah di timur jalan ada papan Jeep Offroad Merapi itu belok ke kanan/timur, ikuti jalan saja sampai loket tiket Merapi. Banyak sekali mobil jeep di sepanjang jalan, berhati-hatilah jika bersepeda menuju sana. Jika naik sepeda tidak dimintai uang tiket loket.

Setelah melewati loket tiket masih terus ke utara dengan rute yang cukup menanjak, hehe.. Sampai bertemu pertigaan yang ada pohon beringinnya belok ke kiri ikuti jalan aspal saja nanti ada tanda arah Plunyon. Cukup mudah, jika kesulitan untuk menemukan banyak warga yang mengarahkan. Itu gowes saya minggu kemarin dengan rute uphill. Bagaimana rutemu?

image: bagus gowes
image: bagus gowes

 

image: bagus gowes
image: bagus gowes
Advertisements

6 thoughts on “Gowes ke Plunyon Kali Kuning Yogyakarta

  1. Salam kenal Om Bagus, sy dari Magelang.. Hari Minggu kemarin sy ke Klaten lewat Pakem, otomatis melewati Warung Ijo, sy sampai di depan Warung Ijo sekitar jam 10an pagi, tapi kok sepi ya.. Padal sy berharap bisa ketemu sedulur gowes walaupun tidak kenal. Oiya om, sebenernya Warung Ijo titipe jam brp to Om? Btw, silakan mampir di blog sy om.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s