Tips Investasi Mata Uang Asing

Mungkin Anda memikirkan investasi dalam mata uang asing. Hmm… Sebelum berinvestasi mata uang asing, yuk simak dulu tips investasi mata uang asing ini. Investasi untuk mencapai tujuan keuangan mulai banyak dilakukan oleh keluarga di Indonesia. Selain berinvestasi dalam produk keuangan berbasis Rupiah, Anda juga memiliki pilihan tuk berinvestasi dalam mata uang asing.

Mata uang asing yang jadi alternatif investasi umumnya adalah dolar Amerika, dolar Singapura, dolar Australia, dan Euro. Bagaimana dengan Anda, apa mata uang asing yang Anda ingin jadikan investasi? Pilihan produk keuangan dalam mata uang yang tersedia saat ini untuk kebutuhan jangka pendek adalah tabungan dan deposito.

Sedangkan, untuk kebutuhan dalam jangka yang lebih panjang adalah reksa dana pendapatan tetap berbasis dolar. Serta porsi unit-link dalam asuransi yang berbasis mata uang asing. Selain itu, kita juga disodorkan pilihan spekulasi berisiko tinggi seperti trading produk derivatif mata uang asing.

Setiap produk investasi pasti memiliki risiko dan menjanjikan potensi keuntungan. Dalam hal investasi mata uang asing, keuntungan bisa diperoleh dari hasil investasi. Dan juga dari selisih kurs dengan rupiah saat membeli dengan menjual. Sebagai contoh, saat tahun 1998 lampau, kurs IDR2.000/USD tiba-tiba melonjak menjadi hampir IDR20.000/USD. Artinya, jika seseorang memiliki tabungan USD100, yang semula modalnya hanya Rp200.000 akan melonjak menjadi Rp2.000.000!

Namun, pahami juga bahwa nilai kurs sangat bergantung pada kondisi makro- ekonomi. Sehingga, sebagai awam, akan lebih sulit untuk memperkirakan potensi keuntungan di masa depan. Terlebih kurs juga bisa turun, sehingga jika Anda mengharapkan keuntungan karena kurs akan terus naik. Maka risikonya kondisi tersebut belum tentu terwujud.

Perdagangan mata uang asing tak disarankan untuk Anda yang tidak punya dana lebih karena praktik ini termasuk berspekulasi. Setelah mempertimbangkan plus minusnya, selanjutnya adalah memahami kebutuhan untuk memiliki investasi dalam mata uang asing. Berikut 3 Kondisi yang bisa dijadikan acuan Anda bahwa investasi mata uang asing adalah pilihan yang tepat.

  1. Kebutuhan biaya hidup. Jika penghasilan dan pengeluaran rumah tangga mayoritas dengan mata uang asing, maka harus memiliki tabungan mata uang tersebut. Terutama untuk keluarga yang memiliki rumah tangga di luar negeri karena bekerja/sekolah, pun pasangan yang bekerja di negara lain.
  2. Dana pendidikan anak. Jika anak bersekolah di luar negeri, maka menyimpan dan berinvestasi dalam mata uang asing menjadi suatu hal yang disarankan. Untuk menghindari konversi ganda, sebaiknya Anda langsung berinvestasi di mata uang asing untuk negara yang menjadi tujuan sekolah. Jangan mengambil risiko adanya faktor perbedaan kurs yang dapat mengancam kelanjutan pendidikan anak. Begitupun jika Anda berencana menyekolahkan anak diluar negeri dalam 5 tahun mendatang. Investasilah dalam mata uang asing.
  3. Gaya hidup dengan barang impor. Anda gemar membeli barang impor seperti gadget atau peralatan olah raga impor? Tak ada salahnya menabung mata uang asing. Buatlah perencanaan pada bulan-bulan apa saja Anda membutuhkan mata uang asing tersebut. Maka, tabunglah dengan membeli mata uang asing secara bertahap setiap bulannya hingga dana tersebut siap digunakan.

Jadi, sudahkah Anda memutuskan perlu atau tidaknya menabung ataupun berinvestasi mata uang asing?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s