Tips Memilih Asuransi Syariah

Kemarin Selasa (18/4) saya menonton Kompas TV sedang membahas tips memilih asuransi syariah dengan narasumber Prita Ghozie. Asuransi di agama Islam masih pro dan kontra. Saya tertarik dengan asuransi syariah, karena hal yang baru dan mungkin bisa ditelaah lebih dalam. Berikut tips memilih asuransi syariah oleh Prita Ghozie:

  1. Ketahui kebutuhan, jangan sampai salah pilih produk. Asuransi memiliki banyak pilihan produk, seperti Asuransi Jiwa, Kesehatan, Kecelakaan dan Pendidikan. Pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Mintalah pendapat saudara, sahabat, atau agen asuransi yang dipercaya.
  2. Cari referensi dan tentukan produk perusahaan Asuransi Syariah yang ingin diambil. Ketika memilih perusahaan asuransi pelajarilah lama berdiri dan kualitas pelayanan dari perusahaan asuransi tersebut. Pelajari berapa lama perusahaan tersebut bergerak dalam bidang Asuransi Syariah. Pelajari juga bagaimana pelayanan perusahaan tersebut dalam pembayaran klaim, apakah ada kendala atau tidak.
  3. Pastikan adanya izin Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS bertujuan mengatur, mengawasi dan menjamin produk Asuransi Syariah yang ditawarkan benar-benar merupakan produk halal.
  4. Pelajari detil akad Asuransi Syariah yang dibuat. Isi akad Asuransi Syariah memegang peranan utama menyangkut status premi polis asuransi. Dalam akad Asuransi Syariah, tidak ada dana hangus untuk asuransi jiwa. Jika nasabah tidak dapat memperpanjang preminya, maka dana premi yang dibayarkan mulai awal ikut asuransi masih tetap ada.
  5. Pelajari dan pahami ilustrasi yang diberikan. Perhatikan betul-betul setiap detail ilustrasi yang dijelaskan oleh agen asuransi, agar anda paham. Jangan mudah tergiur dengan tawaran tinggi yang tidak wajar, seperti tawaran yang jauh di atas keuntungan bank syariah pada umumnya. Cermati asumsi-asumsi yang terdapat di setiap lembar ilustrasi dan sikapi secara bijaksana.
  6. Sesuaikan antara kebutuhan asuransi dengan manfaatnya. Dengan mengetahui jenis asuransi beserta manfaatnya, anda akan lebih mudah menentukan jenis asuransi yang sesuai. Misalnya, anda membeli produk Asuransi Kematian, maka anda tak akan mendapatkan ganti rugi bila hanya sakit atau luka-luka.
  7. Bandingkan dan cari tarif premi paling hemat dari produk Asuransi Syariah. Pilihlah tarif premi yang wajar dan cukup kompetitif, namun bukan yang murahan. Anda harus waspada dengan premi asuransi yang terlampau murah sangat jauh di bawah tarif premi Asuransi Syariah pada umumnya.
  8. Memilih agen Asuransi Syariah. Agen Asuransi yang resmi dan profesional, pasti menjadi anggota AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) serta mempunyai nomor keanggotaan. Pastikan pelayanan yang Anda dapatkan merupakan pelayanan yang terbaik, karena Anda membeli produk asuransi tersebut untuk jangka panjang.
  9. Coba cari tahu sistem pengelolaan dana Asuransi Syariah. Sistem pengelolaan dana Asuransi Syariah berdasarkan Al-Quran dan Hadist dengan sistem dan prinsip Al-Mudharabah yg diajarkan agama Islam. Sistem pengelolaan dana Asuransi Syariah halal dan dapat diterima semua kalangan baik kaum muslim maupun non-muslim. Jadi dengan mengetahui sistem pengelolaan dana Asuransi Syariah akan memberikan ketenangan bagi nasabah.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s