One Day Trip Semarang

Minggu (23/4) ceritanya one day trip Semarang bersama Atiqoh. Sabtu malam mulai cari-cari kereta yang waktunya pas dari Surabaya ke Semarang, menemukan kereta api Maharani ekonomi ac. Berangkat dari Stasiun Surabaya Pasar Turi 06:00 WIB, sampai di Stasiun Semarang Poncol 10:41 WIB dengan durasi perjalanan 4 jam 41 menit. Dibandingkan dengan naik bus umum, kereta lebih cepat dan tentunya cukup murah hanya Rp 49.000 per orang. Saya pesan kereta api Maharani untuk keberangkatan ke Semarang dan pulangnya memilih kereta api Jayabaya Rp 100.000 per orang keberangkatan 19:41 WIB.

Minggu pagi setelah sholat subuh berjamaah di masjid, kami langsung bergegas berangkat menuju stasiun Surabaya Pasar Turi. Rumah kami di Jagir, Wonocolo yang masuk Surabaya Selatan dan lokasi stasiun Surabaya Pasar Turi ada di Surabaya Utara, kalau menurut Google Maps hanya 7,2 km tapi perjalanan menuju kesana banyak sekali traffic light. Alhamdulillah perjalanan naik motor selama 30 menit tidak terburu-buru, kami masih bisa beli camilan untuk makan di kereta api.

Tepat pukul 06:00 WIB kereta api Maharani sudah ada di jalurnya dan langsung berangkat. Hari itu kereta api Maharani sangat ramai, mungkin karena Senin ada libur nasional Isra Mi’raj. Selain itu ada rombongan atlit tenis atau bulutangkis SMP dan SMA yang akan berkompetisi di Semarang. Di gerbong kereta api Maharani yang saya naiki penuh dengan anak-anak atlit yang didampingi gurunya. Tas yang mereka bawa besar-besar, ada yang membawa bantal, koper dan boneka.

Pukul 10:45 kereta api Maharani sampai di Stasiun Poncol Semarang. Kami turun di Stasiun Poncol Semarang untuk lanjut jelajahi wisata Semarang. Menurut info teman, Stasiun Poncol Semarang dengan dengan kota lama Semarang tempo dulu. Saya langsung cek Google Maps hanya 500 meter, saya dan istri sepakat untuk berjalan kaki menuju kota lama Semarang. Kalau yang tidak suka jalan kaki, banyak ojek offline dan online yang sudah menunggu di pintu keluar Stasiun Poncol Semarang.

15 menit jalan kaki sampai di kota lama Semarang tempo dulu, disana banyak bangunan khas tempo dulu seperti Gereja Blenduk dan bangunan lain yang menjadi saksi biksu pusat perdagangan di Semarang. Banyak bangunan di kota lama Semarang yang tidak terawat dan terlihat banyak sampah. Kenapa pemerintah kota Semarang atau Gubernur Jawa Tengah tidak membersihkan semua sampah tersebut? Menjadikan kota lama Semarang, wilayah wisata yang bagus dikelola lagi. Ironi dengan bangunan tempo dulu tersebut.

Setelah selesai jelajahi kota lama Semarang tempo dulu kurang lebih 1 jam. Kami beristirahat di Taman Srigunting yang lokasinya bersebelahan dengan Gereja Blenduk. Gereja Blenduk masih dipakai ibadah sampai sekarang. Hari itu banyak wisatawan yang sekaligus ingin beribadah di Gereja Blenduk, sangat ramai sekali di halaman parkir yang ingin berfoto di depan gerejanya. Setelah beristirahat di Taman Srigunting kurang lebih 15 menit, kami putuskan untuk sholat dhuhur di Masjid Agung Semarang yang menjadi ikon masjid Jawa Tengah.

image: bagus gowes

Kami beruntung hari itu UBER baru membuka jasanya di Semarang, dengan memasukkan voucher UBERXSEMARANG gratis memakai jasa UBER selama 5x dengan biaya maksimal Rp 25.000. Kami coba memakai UBER dari Taman Srigunting ke Masjid Agung Semarang, sampai tujuan tertulis Rp 0. Lumayan hemat one day trip Semarang kali ini, dibantu UBER dengan fasilitas gratisnya. Tidak perlu repot menyewa atau meminjam motor selama di Semarang.

Namanya juga one day trip, kami puaskan seharian keliling wisata Semarang sampai waktu kereta pulang ke Surabaya. Sholat dhuhur di Masjid Agung Semarang sampai pukul 14:00 WIB, tiba-tiba cuaca berubah gelap dan hujan yang cukup deras. Rencana kami setelah dari Masjid Agung Semarang menuju Sam Poo Kong Semarang yang kegiatannya di luar ruangan. Menunggu 30 menit sambil makan tahu campur, hujannya reda kami menuju Sam Poo Kong dengan UBER.

Lokasi Sam Poo Kong di tengah kota Semarang, sedikit macet karena driver melewati tengah kota Semarang. Akhirnya sampai juga di Sam Poo Kong yang penuh dengan parkiran bus dan mobil pribadi. Untuk masuk Sam Poo Kong membayar tiket Rp 10.000 untuk umum dan gratis yang ingin beribadah dengan menunjukan KTP. Di dalam Sam Poo Kong sangat ramai orang yang ingin berfoto di tiap-tiap kuil dan ada pertunjukan barongsai untuk menarik pengunjung.

Setelah selesai jalan-jalan keliling Sam Poo Kong, kami putuskan melanjutkan ke tempat wisata selanjutnya yaitu Vihara Buddhagaya Watugong Semarang dan tentunya pakai UBER. Lokasi viharanya jauh dari kota Semarang, ke arah Banyumanik, Ungaran. Salah satu vihara yang wajib dikunjungi, karena tempatnya sepi dan tenang jika ingin beribadah. Saya hanya melihat-lihat bangunannya, ada patung Budha tidur seperti di Thailand. Tidak perlu membayar untuk masuk ke Vihara Buddhagaya Watugong Semarang.

Tujuan terakhir kami yaitu Lawang Sewu Semarang dan Simpang Lima Semarang. Awalnya kami psimis untuk menuju Lawang Sewu Semarang, karena jalur yang lewati sangat macet berada di tengah kota Semarang. Alhamdulillah di luar rencana, jalurnya cukup lenggang dan kami sampai di Lawang Sewu Semarang. Masuk Lawang Sewu Semarang cukup membayar Rp 20.000 per orang, wisatanya buka sampai pukul 20:00 WIB.

Kalau dilihat dari bangunan dan cerita sejarah yang ada di dalam Lawang Sewu Semarang, dulunya adalah kantor stasiun kereta api di jaman Belanda. Lawang Sewu yang artinya pintu seribu memang benar bangunan tersebut desainnya memiliki pintu yang banyak, antar bangunan dihubungkan dengan pintu kayu. Beberapa bangunan ada yang ditutup, tidak boleh pengunjung masuk. Waktu itu menuju lantai 2, ada tanda tidak diperbolehkan pengunjung masuk. Kesan horor dan mistis itu pasti, karena bangunan lama dan memiliki 3 atau 4 lantai saya lupa-lupa ingat.

Badan dan kaki sudah lelah untuk melanjutkan kuliner di Simpang Lima Semarang. Kami putuskan untuk pulang dan menuju Stasiun Poncol Semarang dan mencari makan malam di sekitaran stasiun. One day trip Semarang cukup sukses banyak wisata yang bisa dikunjungi dalam 1 hari. Kami masih kepikiran, apa pulangnya besok saja ya? Mengistirahatkan badan di hotel Semarang dan pulangnya besok paginya? Tapi tiket kereta sudah terbeli. Istirahat di kereta saja, semoga nyaman selama perjalanan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s