Wisata Gili Ketapang Probolinggo

Ada yang tahu Wisata Gili Ketapang Probolinggo? Awalnya saya juga tidak tahu lokasi Gili Ketapang, ternyata lokasinya dekat dari Surabaya yaitu Probolinggo. Mencari informasi menuju Probolinggo bisa naik bus umum, kereta api dan kendaraan bermotor. Saya sedikit anti naik bus umum, karena lama dan capai di perjalanan. Alhamdulillah ada kereta api ekonomi Probowangi Surabaya – Probolinggo, cukup membayar Rp 29.000/orang dengan durasi perjalanan 2 jam.

Saya langsung memesan tiket kereta api ekonomi Probowangi untuk pulang pergi bersama istri Atiqoh Hasan. Beruntung, keberangkatan kereta api ekonomi Probowangi bisa berangkat dari Stasiun Wonokromo Surabaya, rumah kami cukup dekat dengan Stasiun Wonokromo dibanding Stasiun Gubeng. Persoalan kedua, jadwal keberangkatan kereta api ekonomi Probowangi sangat pagi 04:35 WIB sampai di Stasiun Probolinggo 06:35 WIB. Setelah sholat subuh, kami langsung tancap gas ke Stasiun Wonokromo.

Pukul 04:20 WIB kami sampai di Stasiun Wonokromo, saya langsung masuk parkiran motor dan Atiqoh menuju komputer check in kereta api untuk print tiket. Tiket kereta api ekonomi Probowangi kami beli lewat Traveloka. Kami langsung ke pintu masuk Stasiun Wonokromo dengan menunjukan kartu tanda penduduk dan tiket kereta api ekonomi Probowangi. Suasana pagi itu cukup ramai orang yang menunggu, mungkin ada kereta api lain selain kereta api ekonomi Probowangi.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Perjalanan 2 jam di kereta api ekonomi Probowangi cukup nyaman. Kereta api sekarang sudah dilengkapi air conditioner di setiap gerbong. Kami habiskan dengan membaca buku dan sesekali waktu melihat pemandangan di sepanjang perjalanan. Masih banyak sawah hijau dan sungai yang mengalir. Pagi itu kami belum sarapan, Atiqoh sudah menyiapkan sedikit buah anggur dan kelengkeng untuk teman perjalanan. Sepanjang perjalanan tidak ada petugas yang menawarkan makanan ringan di dalam kereta api.

Akhirnya sampai juga di Probolinggo tepat pukul 06:35 WIB. Kereta api Probowangi yang kami pilih berakhir di Stasiun Banyuwangi Baru, Kota Banyuwangi. Setelah kami turun ada yang melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Kami langsung turun dan keluar dari Stasiun Probolinggo, penasaran dengan kotanya. Ternyata di pagi hari itu ada semacam pasar tumpah di depan Stasiun Probolinggo, bahasa kerennya car free day. Kami jalan-jalan di pasar tumpah sambil mencoba bubur kacang hijau, rasanya enak.

Setelah kenyang menyantap bubur kacang hijau, kami langsung membuka Google Map menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga. Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan jalur utama menuju Gili Ketapang Island. Tidak begitu jauh dari tempat makan bubur kacang hijau tadi ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, hanya 1 kilometer dan kami sepakat untuk jalan kaki sambil menikmati Kota Probolinggo. Di perjalanan kami sempat kesasar, salah membaca Google Map. Tapi menemukan hal yang unik yaitu wisuda anak-anak SD yang diarak menggunakan becak.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Hari itu Probolinggo cukup panas, baru 08:30 WIB kami jalan kaki ke Pelabuhan Tanjung Tembaga rasanya kaya di padang pasir. Atiqoh sampai cemberut kepanasan dan sesekali berhenti di bawah pohon. Kurang lebih 45 menit kami berjalan kaki dengan pemandangan pantai dan kampung laut yang kotor. Di sepanjang perjalanan masuk komplek pelabuhan banyak warga yang menjemur ikan hasil tangkapan. Buat yang tidak suka berjalan kaki dari Stasiun Probolinggo ke Pelabuhan Tanjung Tembaga bisa menggunakan jasa ojek motor atau becak.

Wisata Gili Ketapang kali ini kami menggunakan jasa paketan Gili Ketapang yang kami dapatkan infonya di Instagram. Cukup membayar Rp 85.000,- sudah termasuk transportasi perahu pulang pergi dari Pelabuhan Tanjung Tembaga – Gili Ketapang Islandsnorkelling termasuk masker, dokumentasi under waterguide wisata lain di Gili Ketapang Island dan makan siang setelah snorkelling. Bayar jasanya di akhir setelah kami puas mendapatkan fasilitas tersebut.

Pukul 09:30 WIB kami dijemput guide dari jasa paketan Gili Ketapang, kami berkomunikasi dengan jasa paketannya menggunakan WhatsApp. Orangnya cukup ramah dan mengingatkan keberangkatan menuju Gili Ketapang. Dari Pelabuhan Tanjung Tembaga ke Gili Ketapang Island membutuhkan waktu 30-45 menit, tergantung angin dan ombak saat itu. Perahu yang kami naiki menggunakan mesin pemotong rumput jadi sedikit lambat.

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

Tips buat yang pertama naik perahu dan mabuk laut, usahakan duduk di tengah jangan duduk di paling depan dan belakang. Pengalaman saya duduk di paling depan, terkena panas matahari dan ombak dari depan. Jika duduk di paling belakang, terdengar mesin perahu yang super berisik dan asap yang mengepul hitam. Sebaiknya duduk di tengah tidak di sebelah pinggir. Saya ambil posisi depan awalnya ingin foto-foto langit dan ombak yang terkena perahu. Ternyata sangat panas dan anginnya kencang.

30 menit perjalanan dengan perahu terlihat dari jauh sudah banyak wisatawan lain yang sedang snorkelling dan bermain pasir. Hari itu sangat ramai wisatawan dan hanya ada 3 titik snorkelling untuk melihat keindahan kedalaman laut Gili Ketapang. Kami langsung diarahkan ke Goa Kucing Gili Ketapang yang lokasinya di paling ujung pulau. Kami turun dari perahu beramai-ramai dengan 20 orang wisatawan lain yang 1 perahu. Selain Goa Kucing ada sumur sakral, tapi saya tidak mau masuk karena tempatnya sempit.

Masyarakat di Gili Ketapang Island mayoritas orang Madura yang merantau dari Pulau Madura, semua beragama Islam. Saya sempat ngobrol dengan salah satu guide yang mengantar kami menunjukan lokasi wisata lain, bahwa Wisata Gili Ketapang Island baru dibuka 3 bulan. Di hari Minggu kurang lebih ada 200-300 orang yang mengunjungi Gili Ketapang Island. Masyarakat sangat terbantu dengan memfasilitasi makanan dan penginapan. Pilihan makanan berat disana tidak bervariasi, hanya ada rujak dan mie instan. Jangan bayangkan ada mini market disana ya!

wisata gili ketapang probolinggo

image: bagus gowes

1 jam kami dibiarkan untuk eksplorasi daratan di Gili Ketapang. Setelah itu kami dijemput untuk menuju perahu yang kami tumpangi sesuai keberangkatan, usahakan diingat warna dan model perahunya. Kami pindah ke daratan yang dekat dengan pemukiman warga Gili Ketapang, kami dibiarkan menunggu 30 menit di gazebo bambu tidak ada komando disuruh beraktifitas. Saya mengambil kesimpulan, hari itu spot snorkelling penuh dan peralatannya dipakai semua. Bergantian untuk menikmati snorkelling.

Cukup puas kami menikmati snorkelling di beberapa tempat, sudah lama saya tidak snorkelling dan melihat keindahan bawah laut. Ombak saat itu cukup tenang, saya dan istri explore tempat snorkelling lain yang tidak ramai dengan wisata lain. Pukul 16:00 WIB kami diminta untuk naik ke perahu, karena ombak sudah kencang. Di Gili Ketapang cukup banyak Nemo atau ikan badut yang disebar oleh penduduk. Semoga warga Gili Ketapang bisa menjaga keindahan bawah laut Gili Ketapang, tidak hanya mencari pemasukan dari alamnya saja.

Iklan

2 thoughts on “Wisata Gili Ketapang Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s